Majelis Dikdasmen Kendal Lantik Tiga kepala Sekolah Sekaligus

0
606

KENDAL – Tiga Kepala Sekolah di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah ( DIKDASMEN ) Muhammadiyah Kendal, Jumat sore (20/8) dilantik bersama. Mereka adalah Farida Amalia, S.Pd, Dip.Kmd (SMP Muhammadiyah 7 Pegandon); Muh. Shobirin, S.Pd.I, Dip.Kmd (SMP Muhammadiyah 11 Gemuh, Ringinarum); dan Sucipto, S.Pd, Dip.Kmd (MTs Muhammadiyah 2 Patean). Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh wakil ketua Majelis DIKDASMEN PDM Kendal, H. Sam’ani, S, Ag. M.H.
Kegiatan yang dipusatkan di aula SMP Muhammadiyah 7 Pegandon tersebut dihadiri oleh seluruh kepala SLTP/A Muhammadiyah se Kab Kendal, jajaran Majelis DIKDASMEN PDM Kendal, dan ketua PDM Kendal, H. Muslim.
Sekretaris Majelis DIKDASMEN PDM Kendal, Drs. H. Inu Indarto, M.Pd dalam sambutannya mengemukakan, pentingnya pendidikan kita memiliki empat pilar, “ Dunia pendidikan Muhammadiyah diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas sekolahannya, yaitu pengembangan sekolah unggulan menuju rintisan sekolah mandiri, pengembangan tata kelola berbasis manajemen modern dan Islami , pengembangan pendidik dan non kependidikan untuk meraih kesejahteraan, dan pengembangan Ismubaris (Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan bahasa Inggris ) ”, tuturnya.
Sekolah Muhammadiyah yang ada telah menjadi sekolah unggulan, indikasinya sekolah telah mampu membawa setiap siswa mencapai kemampuanya secara terukur dan mampu ditunjukkan prestasinya tersebut. Sekolah unggulan yang ada di Muhammadiyah sebagai modal menuju sekolah katagori mandiri, yaitu sekolah yang hampir atau sudah memenuhi standar nasional pendidikan.
Ketua PDM Kendal, H. Muslim dalam sambutannya mengatakan pentinya kepala sekolah memiliki kemampuan merekrut setiap jiwa pendidik dan anak didik untuk digerakkan menuju manusia yang berkualitas. “Menjadi kepala sekolah di Muhammadiyah harus memiliki jiwa penggerak, berkemauan yang tinggi dalam rangka tercapainya tujuan pendidikan Muhammadiyah, yaitu membentuk manuslia muslim yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, cakap, percaya pada diri sendiri, berdisiplin, bertangungjawab, cinta tanah air, memajukan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, beramal menuju terwyjudnya masyarakat utama, adil dan makmur yang diridhoi Allah” katanya.
Beliau menyadari tidak semua sekolah Muhammadiyah memiliki kualitas unggul atau sekolah katagori mandiri. “ Sekolah yang belum berkualitas, kepala sekolahnya tidak boleh berkecil hati, dan merasa terpinggirkan. Sekarang semua kepala sekolah Muhammadiyah bahu membahu, saling membantu, yang kuat memperhatikan yang lemah “ tegasnya. (A.Ghofur/MPI Kdl)

TINGGALKAN KOMENTAR