Berita

Deklarasi IKAJI: Revolusi Media Sosial dan Tantangan Hebat di Era Digital! Simak Pesan Penting Haedar Nashir dan Budi Arie Setiadi!

PWMJATENG.COM, Semarang – Organisasi kewartawanan mendapat sorotan tajam di tengah gemuruh media digital. Ikatan Jurnalis Indonesia (IKAJI) menjadi pelaku baru yang diharapkan memberikan sentuhan segar dan mengokohkan posisi organisasi media yang sudah ada.

IKAJI, sebagai organisasi baru, akan menggelar deklarasi resmi pada Rabu (13/12/2023) di Gedung RRI Jakarta. Acara prestisius ini akan dihadiri oleh sejumlah tokoh ternama, termasuk Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Ketua Umum IKAJI Rommy Fibri, dan beberapa tokoh lainnya.

Haedar Nashir, tokoh nasional dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, akan memberikan orasi kebangsaan pada acara tersebut. Budi Arie Setiadi, Menteri Komunikasi dan Informatika, sebagai keynote speaker, akan menyampaikan pidatonya mengenai perkembangan media digital dan tantangan yang dihadapi para wartawan. Manifesto IKAJI akan dibacakan oleh Ketua Umum Rommy Fibri.

Rommy Fibri menegaskan bahwa IKAJI hadir untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, terutama dalam konteks digitalisasi. “Perkembangan teknologi informatika adalah suatu keniscayaan. Kita harus beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Baca juga, Mengungkap Rahasia Kebahagiaan: Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir Bocorkan Lima Kunci Hidup Bahagia ala Rasulullah!

IKAJI memfokuskan perhatiannya pada tiga aspek utama dalam menghadapi digitalisasi media. Pertama, profesionalisme, yang menjadi tantangan besar karena pengguna dan pembuat media sama-sama mengalami degradasi alur pikir. Rommy menyatakan, “Sulit membedakan antara informasi dan berita, bahkan munculnya hoaks mengubah pola pikir masyarakat.”

Aspek bisnis menjadi perhatian kedua, seiring dengan perubahan konsep bisnis media massa yang dipicu oleh pesatnya digitalisasi. Keanggotaan IKAJI tidak hanya terbatas pada jurnalis, melainkan melibatkan seluruh tim yang terlibat dalam media massa.

Ketiga, Rommy menyoroti aspek etika, di mana sengketa di media, termasuk media sosial, melibatkan bukan hanya konten berita, tetapi juga aspek bisnis dan etika. Untuk itu, IKAJI mendorong pembentukan Dewan Media Sosial yang mencakup seluruh aspek terkait, bukan hanya berita.

“Dengan membentuk Dewan Media Sosial, kami ingin menyeimbangkan dan mengatur tata kelola media sosial, tidak hanya terbatas pada berita tetapi juga segala aspek yang melibatinya,” tegas Rommy, memberikan sorotan pada langkah progresif IKAJI di tengah perubahan media yang begitu cepat dan kompleks.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE