Berita

Rumuskan Kurikulum AIK yang Lebih Menarik, Buku ISMUBA Direview!

PWMJATENG.COM, Semarang –  Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah/Madrasah Muhammadiyah, terutama terkait dengan Buku Pendidikan, Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA), Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan kegiatan review penulisan buku ISMUBA. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, seperti dihadiri oleh Didik Suhardi, Ph.D, selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah., Dr. Iwan Junaidi, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah., Mohammad Sofyan, Wakil Bendahara Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah., Dr. Bagus Mustakim, S.Ag., M.SI, perwakilan dari Kementerian Agama RI., Nurhuda Kurniawan, S.Ag., M.SI., juga merupakan perwakilan dari Kementerian Agama RI.. M. Sofyan, ST., MT., dari Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah.. Drs. Martono, M.Pd, pimpinan dari Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Tengah., bertempat di BBPMP, Sabtu (2/3).

Dr. Iwan Junaidi, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah bidang ISMUBA, mengungkapkan bahwa progres penulisan buku ISMUBA telah mencapai tahap yang membanggakan. “Beberapa buku sudah selesai dan siap dijilid untuk memastikan kualitasnya. Sebelum diakhiri, buku-buku tersebut akan ditelaah oleh tim Majelis Tarjih,” katanya.

Menurut Dr. Iwan Junaidi, buku ISMUBA ini akan menjadi kebanggaan bersama bagi penulisnya karena akan digunakan oleh seluruh guru Muhammadiyah di Indonesia. Namun, tugas tidak hanya sebatas penulisan buku dan kurikulum, tetapi juga meliputi evaluasi. Dia berkomitmen untuk memaksimalkan proses penulisan dan review agar buku-buku tersebut dapat selesai dan dicetak tepat waktu.

Baca juga, Tanggung Jawab dan Etika Pemimpin, Khianat Akan Dilaknat!

Didik Suhardi, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, juga menyatakan harapannya bahwa buku ISMUBA kali ini harus lebih baik dari edisi sebelumnya. “Kami akan meminta bantuan kepada Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk melakukan review dan memastikan tidak ada kesalahan substansi,” tambahnya.

Metode penulisan buku ISMUBA kali ini didasarkan pada aktivitas agar anak-anak tidak merasa bosan. “Model evaluasi juga penting, harus menekankan pada kompetensi yang diharapkan, bukan hanya formalitas belaka,” jelas Didik.

Poin utama dari review ini adalah tentang kurikulum, bahan ajar, metodologi, dan evaluasi, yang harus diikuti dengan pembuatan buku panduan ISMUBA bagi guru. Setelah itu, langkah selanjutnya adalah menulis buku-buku lainnya, seperti sains, matematika, dan bahasa Inggris, agar bisa menjadi buku ajar dengan ciri khas Muhammadiyah.

Kontributor : Hendra Apriyadi
Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi melalui email.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE