AUMBerita

Nguri-Uri Budaya Jawa, Siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Outing Class di Pasar Gede dan Keraton Solo

PWMJATENG.COM, Surakarta – Sebanyak 56 siswa dari kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo merasakan pengalaman seru dalam kegiatan outing class mereka, Selasa (13/2/2024), di Pasar Gede Hardjonagoro dan Keraton Surakarta Hadiningrat.

Dengan tema “Bhinneka Tunggal Ika”, kegiatan outing class ini tidak hanya menjadi wadah untuk menyampaikan pembelajaran secara efektif, tetapi juga memberikan pengalaman langsung di lapangan. Para siswa dapat lebih mudah memahami materi dengan pendekatan langsung ke realitas sekitar.

Pertama-tama, para siswa diajak menjelajahi Pasar Gede Hardjonagoro di Jl. Jendral Urip Sumoharjo, Jebres, Kota Solo. Mereka dibagi menjadi empat kelompok besar, masing-masing dengan seorang guru pendamping yang bertugas sebagai pembimbing akademik dan fasilitator.

Dengan uang saku sebesar Rp30.000,00 yang telah disiapkan dari rumah, para siswa mulai menjelajahi setiap blok di Pasar Gede Hardjonagoro. Mereka tidak hanya sekadar melihat, tetapi juga melakukan transaksi jual beli dan belajar tawar-menawar dengan pedagang.

Menurut Koordinator kelas IV, Retno Indriyanti, tujuan dari kegiatan outing class ini adalah untuk mengajak siswa belajar tentang keragaman yang ada di lingkungan umum. Selain itu, para siswa juga dapat mempraktikkan penggunaan uang tunai, yang masih umum digunakan terutama di pasar tradisional.

Baca juga, Jelang Hari Pencoblosan, Ketua PWM Jateng Berikan Nasihat untuk Segenap Masyarakat

Tak lama kemudian, para siswa melanjutkan petualangan mereka ke Keraton Surakarta Hadiningrat di Jl. Kamandungan, Baluwarti, Pasar Kliwon, Kota Solo. Di sini, mereka diberi pengetahuan tentang sejarah Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang merupakan kelanjutan dari Kerajaan Mataram.

Dibimbing oleh abdi dalem keraton, para siswa memasuki halaman keraton dengan tanah berpasir dan pohon sawo kecik. Hamparan pasir ini berasal dari Pantai Parangkusumo di selatan, sebagai simbol keterkaitan antara keraton dengan laut selatan.

Salah satu siswa, Dzakiyan Syauqi Ahsan, sangat antusias dengan pengalaman baru ini. Dia berkata, “Ini pertama kalinya saya melihat koleksi benda bersejarah di dalam keraton, kami juga ditunjukkan foto-foto Raja Kasunanan Surakarta Hadiningrat dari Pakubuwono II hingga Pakubuwono XIII.”

Kegiatan outing class ini tidak hanya menjadi pembelajaran yang berkesan bagi para siswa, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan dalam perjalanan pendidikan mereka.

Kontributor : Nikmah Hidayati
Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi melalui email.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE