Menyambut Milad Muhammadiyah, FGM Jepara Adakan Lomba

pwmjateng.com, JEPARA – 106 tahun Sang Surya menyinari negara Indonesia. Berbagai rintangan dan prestasi diukir dalam menjaga kesatuan. Sedikit bicara banyak bekerja dilakukan oleh persyarikatan. Ta’awun untuk negeri adalah tema untuk sekarang. Menyambut 106 Tahun Milad Muhammadiyah yang jatuh pada tanggal 18 November 2018 setiap Pimpinan Daerah Muhammadiyah di Jawa Tengah mengadakan agenda jalan sehat. Agenda jalan sehat yang dikoordinir oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah sehingga memecahkan rekor ini, merupakan bentuk syiar Muhammadiyah terhadap masyarakat Indonesia.
Menyambut milad pula, Forum Guru Muhammadiyah Jepara, yang baru dibentuk pada bulan September lalu ikut menggembirakan milad. FGM bekerjasama dengan Majelis Dikdasmen Jepara mengadakan lomba antar sekolah Muhammadiyah se-Jepara. Lomba yang dimulai pada hari Kamis (15/11) ini mempertandingkan futsal di Kecamatan Bangsri antar SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK Muhammdiyah se-Jepara. Kemudian pada hari Jum’at (16/11) diadakan lomba keislaman, kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab meliputi lomba murotal, pidato islami, dan adzan, serta praktik sholat di Masjid At-Taqwa Jepara. Dan terakhir pertandingan voli diadakan pada Sabtu (17/11) di Kecamatan Bangsri.
Lomba yang diikuti semua sekolah Muhammadiyah Jepara ini cukup membuat antusias para siswa. Ini terbukti dengan ramainya tempat-tempat lomba yang berlangsung. Bahkan siswa-siswi yang mengikuti lomba dapat bersilaturahmi serta tukar pengalaman antar siswa.
“Hikmah yang bisa diambil dari kegiatan lomba milad kemarin adalah yang pertama untuk ajang silaturahmi antar perguruan Muhammadiyah dari level SD/MIM sampai SMA/SMK. Di sana terdapat kebersamaan untuk saling bahu membahu sukses dalam pelaksanaan. Kemudian yang kedua untuk menimbulkan semangat bermuhammadiyah bagi bapak ibu guru juga peserta didik. Dan untuk kedepannya, mengingat ajang ini baru pertama kali diadakan dan banyak kekurangan nya, maka perlu evaluasi mengenai biaya yang masih sepenuhnya ditanggung oleh sekolah, untuk tahun depan biaya bisa diupayakan dari pihak lain seperti  BMT, LazisMu, dan AUM yang lain. Untuk tempat lomba tahun depan diupayakan satu tempat dengan waktu yang bersamaan bergiliran dari cabang satu ke yang lain. Adapun untuk sekolah, bisa untuk evaluasi diri sampai di mana tingkat kesungguhan dalam mengelola bidang akademik maupun non akademik. Dan harapan untuk FGM kedepannya, guru harus dikuatkan kompetensinya baik profesional, pedagogik, maupun penilaian, sehingga guru yg tergabung di dalam FGM kedepannya harus unggul, maju, dan mencerahkan.”, ungkap Hery Totowiyono selaku Ketua FGM.
Penulis: Roynaldy Saputro S.Pd. (Guru SMA-SMK Muhammadiyah Mayong) | Editor: Tuti Astha3
BACA JUGA  Sambut Ramadhan, PWM Jateng Menyelenggarakan Pengajian Di Tingkat Pimpinan Cabang Muhammadiyah Se Jateng
Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts