BeritaKabar Daerah

Jihad Pagi! Doktor Aktivis Muhammadiyah Ungkap Rahasia Ibadah Wanita!

PWMJATENG.COM, Jepara – Suasana pengajian Ahad pagi atau yang dikenal sebagai “Jihad Pagi” di Masjid At Taqwa, Jepara, semakin meriah pada 14/01/2024. Acara kali ini menghadirkan ustadz H. Masrifan Djamil, seorang doktor dan dokter asal Jepara, aktivis, serta kader Muhammadiyah yang beraktivitas di Semarang.

Dalam pengajiannya, H. Masrifan Djamil memberikan pandangan mengenai tuntunan wanita dalam menjalankan ibadah salat. Beliau menekankan pentingnya mempedomani sabda Rasulullah yang menunjukkan bahwa tempat terbaik bagi wanita untuk salat adalah di dalam rumahnya. Namun, beliau juga mencermati sabda Rasulullah yang menganjurkan agar wanita tidak dicegah pergi ke masjid jika mereka menginginkan untuk salat di sana.

Dalam mengulas hal ini, beliau menjelaskan, “Sebaik-baik tempat untuk salat bagi wanita adalah di dalam rumahnya. Janganlah kalian melarang wanita pergi ke masjid (untuk salat) walau rumah mereka lebih baik bagi mereka.”

Beliau juga menambahkan bahwa mengingat ayat-ayat suci, seperti Qs Ali Imran 145, membantu untuk selalu menyadari bahwa kehidupan ini tak akan berakhir kecuali dengan izin Allah. Selain itu, beliau mengutip ayat tersebut untuk menegaskan bahwa setiap amal perbuatan akan mendapatkan balasannya, baik di dunia maupun di akhirat.

Baca juga, Kunci Sukses “Excellent Service” di Sebuah Lembaga (Catatan Seminar Excellent Service di SMP UMP)

Dalam konteks kesuksesan orang Muslim, H. Masrifan Djamil merinci beberapa ayat Al-Qur’an yang memberikan pedoman, antara lain Ali ‘Imran (3): 185; Al-Mu’minun (23): 11; dan Al-Bayyinah (98): 8. Beliau mengajak jamaah untuk merenung dan mengambil hikmah dari ayat-ayat tersebut.

Pengajian ini juga diwujudkan dalam bentuk komunikasi dua arah. “Jamaah tidak hanya mendengarkan, namun juga berpartisipasi aktif melalui tanya jawab dan kuis. Para jamaah yang berhasil menjawab pertanyaan dihadiahi, menciptakan suasana yang lebih interaktif dan menarik,” jelas H. Masrifan Djamil.

Acara ditutup dengan doa bersama, sambil H. Masrifan Djamil berharap masih ada kesempatan untuk membahas lebih lanjut di lain waktu. Menanggapi hal tersebut, Takmir Masjid Takwa, H. Sadali, menyatakan kebermanfaatan metode komunikasi dua arah. “Metode ini sangat bermanfaat bagi jamaah, menambah semangat untuk selalu mengingat Allah Swt. dengan cara yang lebih mendalam,” ujar H. Sadali.

Kontributor : Deny I’tikafia
Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE