BeritaPWM Jateng

Timteng Membara Pasca Iran Gempur Israel, Ini Tanggapan Muhammadiyah!

PWMJATENG.COM, Semarang – Timur Tengah (Timteng) mengalami ketegangan yang meningkat setelah Iran melancarkan serangan terhadap Israel pada akhir pekan lalu. Serangan ini dipicu oleh tindakan Israel yang menyerang fasilitas diplomatik Iran di Damaskus, Suriah, pada bulan April.

Respons terhadap serangan ini sangat keras, terutama dari negara-negara Barat yang banyak mengutuk tindakan tersebut. Sementara itu, komunitas internasional menyerukan kepada semua pihak untuk menjaga diri.

Selama serangan berlangsung, Iran telah meluncurkan sekitar 350 rudal dan drone ke arah Israel. Di sisi lain, pemerintahan Benjamin Netanyahu mengklaim berhasil menahan sekitar 90 persen dari serangan tersebut.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Tafsir, mengungkapkan bahwa semua orang pastinya menginginkan perdamaian dan terbebas dari konflik, tak terkecuali Israel. Namun menurutnya, sikap dan perilaku sombong yang selama ini diperlihatkan Israel memang perlu diberi pelajaran.

“Kesombongan dibalas dengan kesombongan adalah sedekah. Maka, teruslah Iran bersedekah melawan kesombongan Israel. Semua seperti sudah kehabisan akal mengatasi Israel,” ungkap Tafsir.

Ia menambahkan bahwa harapan baru nampaknya ada pada perlawanan yang dilakukan oleh Iran dalam rangka menghentikan kepongahan Israel dan sekutunya.

Fahmi Salsabila, seorang dosen sekaligus pengamat hubungan internasional dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), menekankan pentingnya upaya diplomasi Indonesia sebagai langkah untuk meredakan ketegangan yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah.

Baca juga, Muhammadiyah dan Chalal Bil Chalal

“Diplomasi damai harus menjadi prioritas, sekaligus perlindungan terhadap warga negara Indonesia di wilayah tersebut juga harus diperhatikan,” ujar Fahmi.

Lebih lanjut, Fahmi juga menyarankan perlunya lobi kepada pihak-pihak terkait agar dapat menahan diri, mengingat bahwa situasi di Timur Tengah terus mengalami peningkatan konflik.

Menurutnya, Israel sering kali menjadi sumber masalah, salah satunya adalah konfrontasinya dengan Iran.

Pada awal April, Israel melancarkan serangan terhadap fasilitas diplomatik Iran di Damaskus, Suriah. Akibat serangan ini, sekitar 16 orang termasuk dua pemimpin militer Iran tewas.

Iran kemudian bersumpah akan membalas serangan Israel dan memberi peringatan keras kepada pemerintah Benjamin Netanyahu bahwa akan ada konsekuensi yang “mahal” setelah serangan tersebut. Serangan dari Iran kemudian terjadi pada malam tanggal 13 April.

Fahmi melihat perseteruan antara kedua negara ini sebagai upaya Israel untuk mendapatkan simpati dari dunia, terutama negara-negara Barat, karena tujuan utamanya belum tercapai.

“Saya percaya Israel menciptakan konfrontasi dengan Iran untuk mengalihkan perhatian karena upayanya untuk menghancurkan Palestina dan membebaskan sandera Israel belum berhasil,” ungkap Fahmi.

Lebih lanjut, Fahmi menjelaskan, “Mereka [Israel] seolah-olah mencari perhatian dan mencoba memancing Iran untuk menyerang, serta berusaha melibatkan Amerika Serikat dalam konflik dengan Iran.”

Jika Amerika Serikat ikut terlibat dalam konflik tersebut, kemungkinan besar Rusia, yang merupakan sekutu dekat Iran, juga akan turut campur.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE