BeritaKabar Daerah

Sukses Digelar, Berikut Hasil Musyda Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Karanganyar

PWMJATENG.COM, Karanganyar – Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Karanganyar Periode Muktamar ke-48 digelar di Aula MI Muhammadiyah Karanganyar pada Sabtu-Ahad, (5-6/8/2023). 

Rangkaian acara seremonial pembukaan kegiatan digelar di Alun-Alun Karanganyar, ditandai dengan pemukulan gong oleh Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Prof. Dr. H. Sofyan Anif, M.Si. didampingi Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rober Christanto, Ketua PDM Karanganyar Muhammad Samsuri serta sejumlah tokoh.

Selain medley lagu-lagu daerah Jawa Tengah, acara pembukaan Musyda Muhammadiyah ini juga dimeriahkan dengan penampilan tarian kolosal kolaborasi antara pencak silat Tapak Suci dengan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan siswa Muhammadiyah Karanganyar.

Bendahara PWM Jawa Tengah Prof. Dr. H. Sofyan Anif, M.Si. mengatakan, perhelatan Musyda Muhammadiyah di Kabupaten Karanganyar kali ini menjadi penutup sekaligus paling meriah di antara pelaksanaan Musyda Muhammadiyah yang telah digelar di wilayah Jawa Tengah.

“Harapannya, Musyda Muhammadiyah Karanganyar menghasilkan program kerja maupun struktur kepemimpinan yang mendukung kebijakan Pimpinan Pusat Muhamadiyah, dengan program-program yang juga mengacu pada risalah Islam berkemajuan sesuai dengan kesepakatan saat muktamar Muhammadiyah. Artinya, Pimpinan Daerah harus berkomitmen bagaimana Muhammadiyah lebih giat dalam berbagai aktivitas dakwahnya, baik melalui bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun amal usaha yang lain. Itu sebagai modal untuk memberikan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara,” papar Sofyan Anif.

Dari hasil Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Periode Muktamar ke-48 ini, terpilih Muhammad Arif dan Teguh Anshori sebagai Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar periode 2022-2027. Sedangkan Hidiyah Rohmani dan Sriyanti terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Karanganyar.

Baca juga, Jelang Akhir Kepemimpinan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Pamitan dan Minta Doa Restu PWM Jateng

Ditemui usai pemilihan Ketua PDM Karanganyar, Pimpinan Sidang Pleno Pemilihan Anggota PDM Karanganyar periode 2023-2028, Sarilan, mengatakan selain pemilihan Ketua PDA dan PDM Karanganyar, penyampaian laporan pertanggungjawaban, penyusunan program kerja PDM Karanganyar untuk 5 tahun ke depan juga menjadi agenda pokok yang dibahas dalam Musyda tersebut.

Proses penjaringan pimpinan di Musyda Muhammadiyah dan Aisyah Karanganyar kali ini, kata Sarilan, dilakukan melalui sistem e-voting. Adapun pemilihannya, setiap cabang dan ranting mengusulkan nama-nama yang lalu ditetapkan sebagai calon sementara. Selanjutnya, nama-nama itu dibawa ke dalam forum Musypimda untuk selanjutnya menjadi calon tetap dan dipilih oleh peserta Musyda. 

“Dalam Musyda Muhammadiyah ini ada 28 orang Calon Anggota PDM. Sedangkan untuk Calon Anggota PDA ada 27 orang. Kemudian, dipilih 9 orang yang akan menjadi Anggota PDM Karanganyar. Hasil Musyda Muhammadiyah ini, terpilih Muhammad Arif dan Teguh Anshori sebagai Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar periode 2023-2028,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PDM Karanganyar terpilih, Muhammad Arif, berkomitmen akan membawa Muhammadiyah di Karanganyar untuk menjadi lebih baik. Dia mengatakan, dalam waktu dekat juga akan segera melengkapi personalia PDM Karanganyar, termasuk menentukan Unsur Pembantu Pimpinan (UPP), baik majelis, lembaga, maupun biro.

“Kami akan berupaya untuk bisa mempertahankan dan meneruskan apa yang selama ini sudah dibangun dan dimajukan oleh PDM Karanganyar sebelumnya. Tentunya harapan kami semoga diberi kemampuan untuk bisa membawa Muhammadiyah menjadi lebih baik lagi, termasuk dalam hal meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi Muhammadiyah untuk kemajuan bangsa dan negara ke depan,” tandasnya.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE