SMA Muhammadiyah Wonosobo Satu-satunya yang Menerapkan SKS di Seluruh Indonesia

PWMJATENG.COM, Wonosobo – Keragaman kemampuan akademik, minat bakat dan potensi peserta didik menyebabkan timbulnya tuntutan kebutuhan akan pengembangan sistem pembelajaran yang inovatif, lebih efektif dan tentunya dapat mengakomodasikan keragaman tersebut.

SMA Muhammadiyah Wonosobo memiliki peserta didik yang beragam, perbedaan pada setiap individu tidak pernah dijadikan sebagai penghalang dalam menerapkan pola pembelajaran bahkan dijadikan sebagai motivasi bagi dewan pendidik untuk terus memperkaya inovasi pembelajaran serta  kemampuan mengelola kelompok belajar.

“Berbagai bacam latar belakang Peserta didik sudah pasti akan membawa karakter yang berbeda-beda sehingga akan memberikan output tang berbeda pula.”Zulfan Setyanto, Menjelaskan.

Fasilitas dan layanan kepada peserta didik diupayakan semaksimal mungkin demi memfasilitasi minat dan bakat anak.

BACA JUGA  SMK Muhammadiyah Bumiayu Raih Juara Umum Kemah Jambore Cabang II

Model pembelajaran di tingkat sekolah menengah dengan sistem yang berkembang di Indonesia dewasa ini, umumnya menuntut peserta didik mengambil paket mata pelajaran yang telah disediakan di sekolah, hal ini tıdak melatih kemandirian peserta didik dalam segi memilih pelajaran, karena peserta didik tidak dilatih untuk merancang rencana pembelajaranya sendiri.

Perbedaan kadar kemampuan dasar yang dimiliki peserta didik dan dikenal juga sebagai kecerdasan majemuk, menjadi salah satu alasan mengapa setiap individu perlu perlakuan berbeda karena masing–masing memiliki minat, bakat dan kecerdasan yang tidak sama, demikian pula dari segı kecepatan belajar, ada dari mereka dapat menyelesaikan pelajaran dengan cepat dan ada yang lambat.

BACA JUGA  Puluhan Guru Muhammadiyah Kendal Ikuti Sekolah Jurnalistik

Meskipun demikian perbedaan kemampuan belajar seharusnya tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk menjadi pribadi yang mandiri.

Melatih peserta didik belajar secara mandiri, adanya heterogenitas atau keragaman kemampuan dasar yang berbeda diantara peserta didik, menjadi latar belakang ditetapkanya sistem pembelajaran model SKS (Sistem kredit Semester) di SMA Muhammadiyah Wonosobo. (han)

 

 

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts