Berita

SMA Muhammadiyah 2 Mayong Galang Bantuan untuk Palestina

PWMJATENG.COM, Jepara – Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 2 Mayong menggalang bantuan kemanusiaan untuk Palestina yang sampai sekarang masih dibantai oleh Israel.

Kegiatan ini melibatkan peran Kepanduan Hizbul Wathan dan IPM yang ada di SMA Muhammadiyah 2 Mayong. Selain partisipasi Guru, karyawan, dan siswa-siswi yang memberi sumbangan untuk membantu saudara kita di Palestina, aksi turun ke jalan juga dilakukan oleh anggota IPM dan Dewan Kerabat HIzbul Wathan.

Beberapa titik galang dana diantaranya di lampu merah depan Pasar Mayong, lampu merah Nalumsari, lampu merah Gotri, dan perempatan daerah Kalipucang. Hasil galang dana terkumpul sebesar Rp 6.110.000 diserahkan Pembina IPM dan Koordinator HW lewat Lazizmu Kabupaten Jepara untuk dikirim ke Palestina.

Baca juga: SMA Muhammadiyah 2 Mayong Ukir Prestasi Kejuaraan POPDA

Koordinator Hizbul Wathan Umi Lestari, S.Pd mengatakan, semoga bentuk kepedulian SMA Muhammadiyah 2 Mayong dapat membantu saudara di Palestina yang mengalami krisis makanan, minuman, dan obat-obatan.

Akibat serangan Israel tidak hanya pemukiman saja yang hancur bahkan rumah sakit juga ikut hancur. Kini dengan terpaksa rakyat Palestina memanfaatkan mobil sebagai rumah darurat mereka karena minimnya fasilitas yang masih tersisa.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan galang dana baik itu Bapak Ibu guru, karyawan, seluruh siswa SMA, dan semua orang saat aksi turun ke jalan, semoga dengan izin Allah SWT Palestina mendapat kemudahan dalam mempertahankan dan menguatkan benteng pertahanan dari serangan Israel,” kata Umi Lestari.

Berdasarkan informasi terkini masih banyak rakyat Palestina yang berjatuhan menjadi korban penjajahan Israel didominasi anak-anak dan perempuan.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi melalui email.