BeritaKabar Daerah

Sepekan Bertugas di Demak, Relawan Muhammadiyah Kudus Berpulang!

PWMJATENG.COM, Semarang – Kabar duka datang dari keluarga besar Lembaga Resiliensi Bencana (LRB)/Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Kudus. Diinformasikan bahwa salah seorang relawan, atas nama Saiful Yahya, yang kemarin bertugas di Demak dalam rangka penanganan banjir, meninggal dunia pada Rabu (14/2).

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus, Zulfa Kurniawan, sore ini pukul 19.00, menginformasikan bahwa Almarhum Saiful Yahya meninggal dunia akibat kecelakaan kendaraan bermotor.

Satriyo Yudo Budi Wicaksono, Ketua LRB-MDMC PDM Kudus, saat dihubungi oleh redaksi mengonfirmasi berita lelayu tersebut. Ia menceritakan bahwa Almarhum Saiful Yahya, kemarin Selasa (13/2) malam, meminta izin untuk pulang ke rumahnya di Jepara untuk melakukan pencoblosan, mengingat hari ini (14/2), dilaksanakan Pemilihan Umum. Pagi tadi, Almarhum Saiful Yahya bertolak untuk pulang ke Jepara, namun di tengah perjalanan, tepatnya di depan Pabrik Djarum, Sidorekso, Kaliwungu, Kudus, motor yang Almarhum kendarai disenggol kendaraan bermotor lain dan kemudian ditabrak oleh mobil bermuatan ayam. Kedua kendaraan tersebut tidak lantas berhenti dan membantu, namun malah lari.

Hingga berita ini diterbitkan, kecelakaan tabrak lari ini sudah dilaporkan kepada Kepolisian setempat dan sedang dalam proses.

Baca juga, Tak Kenal Libur, Muhammadiyah Jateng Terjunkan Relawan ke Grobogan dan Demak

Menurut informasi yang redaksi peroleh, Almarhum Saiful Yahya merupakan siswa kelas XII Ponpes Muhammadiyah Kudus dan juga anak asuh di Panti Asuhan Muhammadiyah Samsah, Jl. KH. Arwani Singocandi Kota – Kudus. Ia merupakan Anggota SAR Muhammadiyah Kudus Angkatan Banyu Lawe, yang beberapa bulan yang lalu baru selesai mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) SAR Muhammadiyah Kudus.

Satriyo menjelaskan, Saiful merupakan relawan junior yang baik. Sejak banjir Kecamatan Karanganyar, Demak hari pertama, Kamis (8/2/2024) lalu Saiful tergabung dalam tim evakuasi. Bahkan, Saiful telah bertugas sejak fase siaga darurat, H-1 sebelum tanggul jebol.

Saiful yang bergabung di MDMC Kudus sejak setahun terakhir itu bertugas di Posko Tanggulangin. Kemudian, Selasa (13/2/2024) dia dialihkan membantu bagian logistik karena kegiatan evakuasi sudah melandai.

Di mata Satriyo, almarhum dikenal sebagai sosok yang pendiam. Selain itu, ia juga tekun dan mau belajar kepada seniornya.

”Sosok yang religius juga karena tinggal di pondok Muhammadiyah Samsah Kudus,” imbuhnya.

Almarhum juga dikenal sebagai sosok yang ramah di mata para senior relawan. Selain itu juga dikenal mau belajar. Saat ditemukan di TKP kecelakaan, Almarhum Saiful masih mengenakan seragam SAR Muhammadiyah Kudus.

”Sosok yang mau belajar kepada para seniornya. Kami keluarga MDMC Kudus turut berduka cita. Almarhum sosok yang baik dan semoga husnul khatimah,” pungkasnya.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi melalui email.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE