BeritaEditorial

Sekoci Gambar Matahari Jelang Pilpres 2024

Sekoci Gambar Matahari Jelang Pilpres 2024

Oleh : Muhammad Taufiq Ulinuha*

PWMJATENG.COM – Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 tinggal menghitung hari. Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI) telah menetapkan bahwa Pemilu tahun ini akan digelar pada 14 Februari 2024. Tepat 23 hari lagi, rakyat Indonesia akan memberikan mandat kepada calon legislatif dan eksekutif, termasuk di dalamnya Capres dan Cawapres.

Muhammadiyah sebagai bagian dari civil society tak luput dari hingar bingar Pemilu. Berbeda dengan Pemilu-Pemilu sebelum sebelumnya, pada Pemilu tahun ini, banyak di antara elemen Persyarikatan yang mendeklarasikan dukungan secara jahr (jelas/terang-terangan). Namun, dengan tegas dan kompak, Ketua Umum PP Muhammadiyah dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Haedar Nashir dan Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., sebagai simbol pucuk Pimpinan Persyarikatan mengatakan bahwa terhadap Pemilu, Muhammadiyah bersikap netral aktif. Hal tersebut juga sering disampaikan Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag. di berbagai kesempatan. Menurutnya, Muhammadiyah secara kelembagaan netral, tidak mengkubu Paslon manapun, namun Muhammadiyah tetap aktif memberikan sumbang saran kepada seluruh Paslon dan juga mendorong kader-kader terbaiknya untuk aktif di dalam Pemilu, baik sebagai kontestan, penyelenggara, maupun pemilih.

Nah, sebagaimana telah kami sampaikan, bahwa pada Pemilu 2024 ini, banya di antara elemen Persyarikatan yang mendukung Paslon Capres dan Cawapres. Bahkan, sependek pandangan penulis, terdapat organ-organ relawan di ketiga Paslon Capres dan Cawapres. Sebut saja MU-Perubahan dan Garda Matahari pada poros Paslon AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin), Bergerak 1912 pada poros Paslon PRABU (Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka), dan GP Berkemajuan pada poros GAMA (Ganjar Pranowo-Mahfud MD). Ada pula organ relawan lokal, sebut saja Aliansi Masyarakat Madani (AMM) yang menduduki wilayah Solo Raya.

Baca juga, Hisab: 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada 11 Maret 2024, 1 Syawal Jatuh pada 10 April 2024

Beberapa kader Persyarikatan, baik yang masih aktif sebagai Pimpinan maupun yang sudah selesai, juga menjadi motor penggerak dari masing-masing organ. Di MU-Perubahan terdapat mantan Ketua Umum DPP IMM, Beni Pramula. Kemudian, organ Garda Matahari sendiri dipimpin M Azrul Tanjung, senior IMM yang juga Ketua MLH PP Muhammadiyah. Yang sedang ramai, Bergerak 1912 diisi oleh para Pimpinan Aktif Ortom, di antaranya Dzulfikar A. Tawalla (Ketum PP Pemuda Muhammadiyah), Najih Prastiyo (Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah) yang juga Koordinator Bergerak 1912, Machhendra Setyo Atmaja (Bendum PP Pemuda Muhammadiyah), Abdul Musawir Yahya (Ketum DPP IMM), dan Riandy Prawita (Ketum PP IPM). Kemudian di GP Berkemajuan yang melakukan deklarasi paling awal, digawangi oleh Faozan Amar, seorang senior IMM yang sekarang menjabat sebagai Staff Khusus Mensos RI.

Jika melihat realita lapangan, banyak tanggapan terhadap sekoci-sekoci gambar matahari tersebut. Ada yang pro, ada yang kontra, ada juga yang menyikapinya dengan biasa saja. Intinya, akan berlabuh ke mana sekoci-sekoci tersebut, yang terpenting ialah dapat mewarnai kontestasi politik dengan semangat dan nafas Islam Berkemajuan. Jadilah contoh bagi orang-orang di luar, bahwa kader Muhammadiyah mampu membawa kedamaian dan pencerahan di dalam dinamika politik. Wallahu a’lam bi shawwab.

*Wakil Sekretaris PWPM Jawa Tengah, Ketua Bidang Medkom DPD IMM Jateng, Wakil Ketua Kwarwil HW Jawa Tengah, Pemred PWMJateng.com

Editor : Ahmad

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi melalui email.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE