AUMBerita

RS PKU Bantul: FKRTL Unggul dalam Layanan TB di DIY Menurut BPJS

PWMJATENG.COM, Semarang – Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul (RS PKU Bantul) meraih prestasi sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) dengan layanan tertinggi bagi Pasien Tuberkulosis (TB) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penghargaan ini disampaikan oleh dr. Eko Purboyono, Kepala Bidang (PMR) Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Yogyakarta, pada acara monitoring dan evaluasi pencapaian program Tuberkulosis di Kabupaten Bantul pada Senin, 13 November 2023. Acara ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dan dihadiri oleh seluruh rumah sakit, dengan RS PKU Bantul diwakili oleh Zusnita Agustina, Tim TB RS PKU Muhammadiyah Bantul.

Menurut Zusnita, pada tahun 2023, RS PKU Bantul telah mengobati 169 pasien TB hingga bulan Oktober, menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kasus terduga TB meningkat lima kali lipat dari tahun 2021 (196 kasus) menjadi 878 kasus pada tahun 2022. Sementara itu, kasus TB yang diobati juga mengalami peningkatan tiga kali lipat dari tahun 2021 (148 kasus) menjadi 354 kasus pada tahun 2022.

Baca juga, Mari Turut Berpartisipasi pada Gerakan Infak Pendidikan Milad 111 Tahun Muhammadiyah!

dr. Nurcholid Umam, Sp.A, M.Sc, Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Bantul, mengungkapkan bahwa RS PKU Bantul telah mengembangkan sistem informasi Rekam Medis Elektronik (EMR) yang terintegrasi dengan skrining TB. Sistem skrining terintegrasi EMR di rawat jalan membantu dokter dalam mendeteksi kasus baru TB dengan lebih efisien. Kolaborasi yang kuat antara RS PKU Bantul, DPJP, Dinas Kesehatan, Puskesmas jejaring, dokter praktek mandiri, dan bidan praktek swasta juga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program ini.

Dokter Umam menegaskan bahwa prestasi ini bukan hanya hasil dari upaya RS PKU Bantul, tetapi juga kolaborasi erat dengan seluruh pihak terkait. “Kolaborasi yang dilakukan adalah dengan seluruh DPJP, Dinas Kesehatan, Puskesmas jejaring, dokter-dokter praktek mandiri, bidan praktek swasta untuk melakukan pemeriksaan lanjutan jika ada pasien yang terdeteksi TB,” ujarnya.

Dengan menemukan banyak pasien baru TB dan berhasil mengobatinya hingga sembuh, RS PKU Bantul berharap dapat menurunkan insidensi TB di Kabupaten Bantul dan meningkatkan angka kesembuhan TB secara keseluruhan. RS PKU Bantul berharap bahwa sistem yang mereka kembangkan dapat diadopsi oleh rumah sakit lain, memungkinkan dokter dan tenaga kesehatan lainnya untuk lebih mudah mendeteksi dan mengobati penderita TB.

Kontributor : Budi Santoso
Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi melalui email.