Berita

Rektor UMJ Bongkar 3 Kunci Sukses Masa Depan di Depan Ratusan Santri MBS Zam-Zam Cilongok

PWMJATENG.COMBANYUMAS – Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof. Dr. Ma’mun Murod Al-Barbasy, M.Si., membongkar tiga kecerdasan utama sebagai kunci sukses masa depan bagi ratusan alumni pondok pesantren. Ia menyampaikan pesan penting tersebut dalam Khutbah Takharruj pada Haflah Takharruj Ke-12 SMA MBS Zam-Zam Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2026).

Tokoh pendidikan nasional ini mengingatkan para lulusan agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian akademik formal. Menurutnya, kesuksesan di dunia nyata menuntut keseimbangan antara kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ).

Beliau menekankan bahwa nilai tinggi tidak akan berdampak besar tanpa adanya kapasitas kepemimpinan yang matang. Oleh karena itu, dunia kampus harus menjadi wadah para alumni untuk mengasah kepekaan sosial mereka melalui aktivitas organisasi.

“Jangan hanya berhenti pada nilai dan IPK yang tinggi. Aktiflah di organisasi kemahasiswaan untuk mengembangkan kepemimpinan dan pengalaman sosial,” ujar Ma’mun Murod.

Integrasi Karakter dan Kepemimpinan

Visi kurikulum berbasis karakter ini memperkuat capaian luar biasa pondok pesantren modern di Banyumas tersebut. Pihak pengelola memastikan seluruh lulusan tahun ini tidak hanya matang secara spiritual, tetapi juga unggul secara akademis.

Kepala SMA MBS Zam-Zam, Pandi Yusron, B.Sh., M.H., mengonfirmasi bahwa seluruh santri kelas XII berhasil lulus 100 persen. Angkatan ke-12 ini mengukir rata-rata nilai ujian sekolah yang sangat memuaskan, yaitu mencapai angka 90,50.

“Data ini menunjukkan bahwa lulusan MBS Zam-Zam tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter, prestasi, dan kompetensi yang siap bersaing di tingkat lokal, nasional, hingga global,” ujar Pandi Yusron.

Kesiapan Lulusan Menembus Pasar Global

Keberhasilan 52 santri masuk program double track ke Jerman membuktikan keunggulan kompetensi global mereka. Selain itu, dua lulusan lainnya juga siap bertolak ke Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, sementara 77 santri menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur nasional.

Direktur PPM Zam-Zam Muhammadiyah, Arif Fauzi, Lc., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kontribusi nyata lembaganya dalam mencetak kader umat. Para alumni menutup momentum kelulusan ini dengan menyerahkan wakaf logam mulia seberat 8 gram sebagai wujud cinta almamater.

Kontributor: Tim Media MBS Zamzam
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *