Berita

Mitigasi Bencana Banjir: UMP Gembleng Ratusan Kader ‘Aisyiyah Tambak Banyumas

PWMJATENG.COM, BANYUMAS – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat daerah rawan bencana. Tim dosen UMP menggelar pelatihan mitigasi bencana banjir dan pengelolaan lingkungan di Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Kamis (14/5/2026).

Langkah edukasi ini menyasar wilayah Tambak karena kawasan tersebut langganan menghadapi ancaman banjir musiman.

Fokus Mitigasi Bencana Banjir di Wilayah Rawan

Pengabdian masyarakat ini digawangi oleh Assoc. Prof. Dr. Isna Hikmawati bersama tim akademisi UMP. Sebanyak 112 peserta yang terdiri dari pengurus PCA Tambak, kader ‘Aisyiyah, hingga guru TK antusias mengikuti setiap sesi di Gedung Dakwah PRM Karangpetir 1.

Ketua Tim Pengabdian UMP, Assoc. Prof. Dr. Isna Hikmawati, menegaskan pentingnya pemahaman mitigasi bencana banjir bagi warga lokal. Wilayah Tambak membutuhkan penanganan cepat dan terpadu untuk meminimalkan dampak kerugian saat bencana musiman melanda.

“Masyarakat, khususnya ibu-ibu pengurus ‘Aisyiyah, harus memiliki kemampuan mitigasi bencana banjir secara mandiri. Mereka dapat menjadi agen edukasi efektif di lingkungan keluarga masing-masing,” ujar Isna.

Simulasi Praktis dan Evaluasi Kelulusan 100 Persen

Anggota tim UMP, Ragil Setiyabudi, menjelaskan bahwa peserta menerima materi teori sekaligus praktik lapangan yang terukur. Materi mencakup langkah penanganan gempa bumi, pencegahan banjir, hingga teknik pengelolaan sampah berbasis warga.

Peserta juga menyusun kreasi lagu bertema lingkungan sebagai media edukasi kebencanaan yang mudah dipahami anak-anak. Pendekatan interaktif ini membuat simulasi kesiapsiagaan bencana berjalan dinamis dan aplikatif.

Dampak pelatihan mitigasi bencana banjir ini terlihat dari hasil evaluasi pre-test dan post-test peserta. Seluruh peserta (100 persen) berhasil meraih nilai di atas 95 setelah mengikuti rangkaian acara.

Sinergi Berkelanjutan Tanggap Bencana

Tim akademisi UMP berharap program mitigasi bencana banjir ini terus berlanjut secara konsisten. Sinergi antara perguruan tinggi dan Persyarikatan Muhammadiyah-‘Aisyiyah menjadi kunci utama dalam membangun masyarakat yang tangguh serta mandiri menghadapi ancaman banjir.

Kontributor: Cahyudi
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/