Berita

UPI Bandung Tinjau Sekolah Dasar AI Pertama di Solo, Ini Terobosan Kurikulumnya

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta kembali mengukuhkan posisi sebagai sekolah dasar AI pionir di Jawa Tengah. Sekolah bersejarah yang berdiri sejak 1935 ini menerima kunjungan observasi akademik dari tim peneliti Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Prof. Dr. Elly Malihah, M.Si. memimpin langsung tim pakar UPI Bandung dalam agenda riset tersebut. Selain itu, para peneliti hadir untuk mengamati langsung ekosistem pendidikan modern, penerapan kurikulum koding SD, serta penguatan karakter Islami.

Plt. Kepala Sekolah, Sri Martono Lanjarsari, menyambut hangat kedatangan tim peneliti riset tersebut. Selanjutnya, Lanjarsari menegaskan bahwa pihak sekolah kini menerapkan pergeseran paradigma total menuju ekosistem berbasis siswa.

“Amal Usaha Muhammadiyah adalah kendaraan dakwah,” ujar Lanjarsari mengawali penjelasannya. Oleh karena itu, sekolah harus terus berkembang agar mampu memajukan syiar agama dan mencetak generasi unggul.

Penerapan Deep Learning dan Koding

Demi mendukung pencapaian Profil Pelajar Berkemajuan, pihak sekolah kini meninggalkan metode pembelajaran konvensional. Sebagai gantinya, sekolah menerapkan sistem deep learning yang mengintegrasikan kecerdasan buatan, koding, Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), serta Project-Based Learning.

Langkah inovatif ini memperkuat posisi institusi sebagai sekolah dasar AI yang siap mencetak generasi adaptif teknologi. Bahkan, sebanyak 70 profesional guru dan karyawan mendukung penuh seluruh pengelolaan pembelajaran tersebut.

Pengelola membagi fasilitas sekolah dasar AI ini ke dalam empat zona utama. Zona tersebut meliputi Pusat Inovasi dan Teknologi, Pusat Seni dan Budaya, serta Pusat Kesejahteraan Siswa.

Pusat Inovasi menghadirkan laboratorium komputer modern, laboratorium MIPA, hingga Studio Radio Streaming Solo Belajar. Sementara itu, Pusat Seni menyediakan ruang karawitan, musik, dan sarana ibadah yang representatif.

Jalur Ekstrakurikuler dan Target Prestasi

Tak hanya unggul dalam kurikulum koding SD, sekolah unggulan Solo ini juga mengasah keragaman bakat muridnya. Seluruh siswa bebas memilih 26 jalur ekstrakurikuler aktif yang tersedia.

Pilihan ekstrakurikuler tersebut meliputi Robotic Club, Science Club, Seni Karawitan, Pedalangan, Kriya Batik, hingga cabang olahraga Tapak Suci dan Renang. Melalui ragam kegiatan ini, sekolah memacu target capaian prestasi dari 750 prestasi menjadi 1.000 prestasi pada tahun ajaran ini.

Hasilnya, tingkat keterisian siswa baru (SPMB) di sekolah dasar AI ini selalu mencapai target 100 persen dari kuota yang ada. Dengan demikian, pencapaian ini membuktikan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan sekolah.

Perpaduan antara kedalaman spiritual, budaya lokal, dan kecerdasan buatan terbukti mampu melahirkan generasi unggul. Oleh sebab itu, sekolah dasar AI di barat Pura Mangkunegaran ini optimistis mampu membawa para siswa bersaing di panggung internasional.

Kontributor: Dwi Jatmiko
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/