Berita

Ribuan Mahasiswa KKN UMP 2026 Diterjunkan hingga Hong Kong, Siap Dukung Asta Cita Presiden

PWMJATENG.COMBANYUMAS – Universitas Muhammadiyah Purwokerto melepas 1.391 mahasiswa peserta KKN UMP 2026 di Lapangan Mas Mansur UMP, Rabu (22/7/2026). Para mahasiswa ini siap menjalankan pengabdian masyarakat hingga ke mancanegara sekaligus menyokong agenda Asta Cita Presiden.

Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso menegaskan bahwa pelepasan ribuan mahasiswa ini menjadi bukti nyata peran kampus sebagai penggerak perubahan. Menurutnya, mahasiswa harus hadir membawa solusi konkret di tengah masyarakat.

“Mahasiswa harus menjadi agent of problem solving dan kreator yang membawa inovasi nyata di lapangan,” ujar Prof. Jebul Suroso saat memberi pembekalan.

Menjangkau Wilayah Daerah hingga Hong Kong

Ketua Panitia KKN UMP Purnadi menjelaskan bahwa program KKN UMP 2026 terbagi ke dalam empat skema pengabdian. Skema tersebut meliputi KKN Reguler, KKN Tematik, KKN Muhammadiyah Aisyiyah (KKN Mas), dan KKN Internasional.

Sebanyak 1.225 mahasiswa mengikuti KKN Reguler di Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen, dan Wonosobo. Sementara itu, 85 mahasiswa bergabung dalam KKN Mas di Malang, serta 71 mahasiswa menjalankan KKN Tematik.

“Kami juga menerjunkan 9 mahasiswa untuk KKN Internasional UMP di Hong Kong mulai 6 Agustus 2026 mendatang,” ungkap Purnadi.

Ia menambahkan, seluruh skema mengusung konsep KKN Berdampak. Pendekatan ini memastikan program kerja mahasiswa selaras dengan kebutuhan serta potensi lokal desa penerima.

Menyokong Program Asta Cita Presiden

Rektor UMP Prof Jebul Suroso menjelaskan bahwa program pengabdian tahun ini berfokus pada lima pilar utama bernama Panca Kehendak Rakyat. Pilar tersebut mencakup pendidikan berkualitas, ketahanan pangan, layanan kesehatan, kepastian hukum, dan kehidupan sosial yang harmonis.

Implementasi kelima pilar tersebut di tingkat desa secara langsung mendukung pencapaian Asta Cita Presiden. Kampus berkomitmen menjadikan karya mahasiswa sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

“Jika mahasiswa mampu mewujudkan Panca Kehendak Rakyat di desa, KKN UMP 2026 sekaligus menyukseskan Asta Cita Pemerintah dan visi Persyarikatan,” kata Rektor.

Ia juga mengingatkan peserta agar mengedepankan sikap rendah hati selama bertugas. Mahasiswa perlu berkolaborasi aktif dengan warga tanpa terkesan menggurui.

“Jangan datang sebagai orang pintar yang menggurui. Jadilah insan terdidik yang mau belajar dan merangkul potensi lokal,” tutur Prof. Jebul menutup arahannya.

Kontributor: Cahyudi
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/