Berita

Rakornas Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah: Transformasi Menuju Pendidikan Unggul

PWMJATENG.COM, Semarang – Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) PP Muhammadiyah, Didik Suhadi, menyampaikan sambutan yang penuh semangat dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Jumat (31/5). Acara yang dihadiri oleh Majelis Dikdasmen PNF PWM dan PDM se-Indonesia ini berlangsung di Kota Semarang, dengan fokus pada transformasi pendidikan Muhammadiyah menuju kualitas yang lebih unggul.

Didik Suhadi membuka sambutannya dengan mengungkapkan bahwa Rakornas ini sebenarnya direncanakan sejak tahun lalu, namun tertunda karena berbagai dinamika, termasuk pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah 2022 dan penyelesaian kepengurusan PWM serta PDM. “Baru tahun 2024 inilah kami berani mengundang untuk bersama-sama melaksanakan koordinasi,” ungkapnya.

Dengan tema “Bertransformasi untuk Mencapai Pendidikan Muhammadiyah Unggul,” Didik menekankan pentingnya refleksi dan evaluasi terhadap kesiapan sekolah dan madrasah Muhammadiyah dalam mempersiapkan generasi masa depan menuju Indonesia Emas 2045. “Kita punya bonus demografi yang, jika tidak dimanfaatkan dengan baik, bisa menjadi bencana demografi. Untuk itu, kita perlu memberikan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter pada anak-anak kita,” jelas Didik.

Muhammadiyah, yang saat ini memiliki hampir 1,1 juta siswa di seluruh Indonesia, berupaya meningkatkan terus jumlah tersebut. Didik menegaskan bahwa Muhammadiyah bertujuan menyiapkan generasi yang tidak hanya menjadi pengikut, tetapi juga pemimpin masa depan Indonesia. “Kita ingin menyiapkan mereka menjadi generasi yang mampu memimpin Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Baca juga, Tafsir Ajak Majelis Dikdasmen PNF Tingkatkan Kreativitas Dakwah Melalui Seni dan Budaya

Rakornas kali ini juga akan membahas paradigma baru dalam pendidikan Muhammadiyah. Didik menekankan perlunya menampung dan mengakomodasi kebutuhan kelas menengah Muslim yang semakin meningkat. “Sudah banyak lembaga lain yang menampung kebutuhan ini, dan Muhammadiyah perlu memperkuat upaya ini,” katanya.

Lebih lanjut, Didik menyoroti pentingnya menyediakan sekolah unggul yang mampu mendukung kebutuhan orang tua yang sibuk. “Orang tua yang sibuk bekerja tentu merasa terbantu jika anak-anak mereka mendapatkan pendidikan yang baik di sekolah unggul. Ini juga mengurangi rasa bersalah karena tidak bisa mendidik anak-anak mereka di rumah,” paparnya.

Rakornas kali ini menghadirkan beberapa narasumber yang akan membahas topik-topik penting, termasuk perubahan mindset. “Indonesia memiliki cita-cita besar untuk menjadi negara maju. Untuk itu, kita perlu perubahan mindset, termasuk dalam pendidikan. Sekolah swasta dan madrasah swasta harus bisa bersaing dengan sekolah negeri,” ujar Didik.

Selain itu, Didik juga mengumumkan akan memberikan beberapa penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi di bidang pendidikan Muhammadiyah. “Kami akan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi, kepala sekolah berprestasi, sekolah berprestasi, guru berprestasi, dan lifetime achievement bagi mereka yang telah berdedikasi di pendidikan Muhammadiyah,” katanya.

Didik berharap penghargaan ini bisa menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan Muhammadiyah di seluruh Indonesia. “Harapan kami, penghargaan ini bisa menjadi acara tahunan yang memberikan motivasi kepada pendidikan Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” tutup Didik.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE