Berita

Perluas Wawasan Global, Kepala Sekolah Muhammadiyah Jateng Ikuti Pertukaran Pendidikan Jepang

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Dua pimpinan sekolah Muhammadiyah asal Jawa Tengah mengukir prestasi kepala sekolah Muhammadiyah dengan berpartisipasi dalam program pertukaran pendidik di Jepang. Mereka akan berkolaborasi dengan delegasi negara ASEAN untuk menyerap praktik baik kepemimpinan pendidikan.

Dua kepala sekolah tersebut berhasil menembus seleksi ketat ASEAN-Japan Exchange Program for Secondary School Educators (JFSEAP) 2026. Program ini merupakan inisiatif strategis kerja sama Indonesia–Jepang untuk meningkatkan kapasitas pimpinan sekolah.

“Alhamdulillah, hanya tiga kepala sekolah dari Indonesia yang terpilih, yaitu dua dari Jawa Tengah dan satu dari Jawa Barat,” ujar Muhammad Sifyani, S.Pd., Kepala SMP Muhammadiyah 2 Boyolali Program Khusus.

Membangun Wawasan Global Pendidik

Keikutsertaan dalam program ini secara langsung meningkatkan standar pendidikan di sekolah mereka. Para kepala sekolah kini memulai observasi, kajian, serta pembelajaran mendalam mengenai sistem pendidikan di Negeri Sakura.

“Kami ingin memahami praktik baik yang menjadikan Jepang sebagai negara dengan sistem pendidikan paling berpengaruh di dunia,” imbuh Sifyani.

Sifyani menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kunjungan atau perjalanan wisata biasa. Sebaliknya, para peserta memikul tanggung jawab besar untuk menyerap nilai, budaya, serta filosofi pendidikan Jepang.

Kolaborasi Internasional dan Luaran Program

Agenda ini berlangsung selama 13 hari, mulai dari masa orientasi di Jakarta hingga observasi lapangan di Jepang. Selain belajar, kegiatan tersebut juga membuka ruang diskusi dengan praktisi pendidikan dari berbagai negara ASEAN.

“Kami akan berinteraksi, berdiskusi, dan berbagi praktik pendidikan terbaik bersama peserta dari negara-negara ASEAN dan Jepang,” ujar Ustaz Nurul Hakim Zanky, Lc., M.H., Kepala SMA Trensains Muhammadiyah Sragen.

Pihak penyelenggara juga mengharapkan dokumentasi komprehensif sebagai luaran program. Nantinya, hasil observasi tersebut akan menjadi bahan pembelajaran berharga bagi pengembangan pendidikan di Indonesia.

“Kami berharap sepulang dari program ini dapat membawa inspirasi, wawasan baru, dan pengalaman berharga untuk kami implementasikan di sekolah masing-masing,” tambah Ustaz Nurul Hakim.

Dukungan Pimpinan Wilayah

Suasana pertemuan silaturahim antara dua kepala sekolah Muhammadiyah dengan jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah di kantor PWM Jateng, Semarang.
Kepala sekolah Muhammadiyah yang terpilih dalam program pertukaran ke Jepang melakukan silaturahim dan mohon doa restu kepada jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Rabu (3/6/2026).

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah memberikan apresiasi penuh atas capaian membanggakan ini. Keberhasilan ini semakin mempertegas komitmen Muhammadiyah dalam meningkatkan mutu SDM pendidik di kancah internasional.

“Kami berharap seluruh pengalaman, pengetahuan, dan temuan selama program dapat terdokumentasi dengan baik menjadi bahan pembelajaran,” ujar Prof. Dr. H. Masrukhi, M.Pd., Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Bidang Pendidikan.

Muhammadiyah terus mendorong kepala sekolah untuk terus belajar serta memperluas jejaring global. Dukungan ini bertujuan agar praktik pendidikan terbaik dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

Kontributor: Medkom PWM Jateng
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *