Berita

Berani Kotor demi Lingkungan, Kader HW UMS Tanam Mangrove di Pantai Baros

PWMJATENG.COM, YOGYAKARTA – Sebanyak 10 kader Hizbul Wathan (HW) UMS menanggalkan seragam formal demi terjun langsung ke lumpur Pantai Baros, Bantul. Aksi penanaman mangrove ini menjadi langkah nyata para pemuda dalam melawan ancaman abrasi pesisir sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut Yogyakarta yang kian terancam.

Kegiatan ini merupakan bagian dari EcoJourney 2026, sebuah kolaborasi strategis antara Relawan Kebaikan Indonesia (RKI) dan HMI FEB UGM. Melalui aksi ini, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian alam Indonesia secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi kami. Kami belajar tentang kerja sama, kepemimpinan, dan pentingnya kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Ketua Kafilah HW UMS, Rakanda Muhammad Azibsyah.

Menanam Bibit, Membangun Masa Depan

Peserta merasakan langsung pentingnya keseimbangan lingkungan saat menanam bibit mangrove di sepanjang bibir pantai. Mereka bekerja bahu-membahu menembus lumpur untuk memastikan setiap bibit tertanam dengan posisi yang tepat.

Ketua Pelaksana EcoJourney, Muhammad Naufal Daffa’ Al Habsyi, menaruh harapan besar pada inisiatif ini. Ia ingin aksi kecil tersebut menjadi pemantik kesadaran lingkungan yang lebih luas di kalangan generasi muda.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui cara-cara yang menyenangkan, edukatif, dan berdampak nyata. Semoga bibit mangrove yang tertanam dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi ekosistem pesisir kita,” tegas Naufal.

Sinergi Lintas Organisasi untuk Perubahan

Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kolaborasi lintas organisasi yang solid. Rakanda Rizky Aldiansyah, Ketua BKM RGW, menyebut semangat kolaborasi sebagai modal utama dalam membangun gerakan lingkungan.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemuda memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan positif. Pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat,” ungkap Rizky.

Partisipasi kader HW UMS ini mencerminkan implementasi nyata nilai-nilai kepanduan yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan pelestarian alam. Aksi ini sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai pelopor gerakan sosial yang aktif menjaga keberlangsungan bumi untuk generasi mendatang.

Kontributor: Gissya
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *