Berita

Jargon ‘BERAKSI’: Rahasia SMP di Purwokerto Cetak Generasi Tangguh di Tengah Tantangan Zaman

PWMJATENG.COM, BANYUMAS – Bukan sekadar formalitas perpisahan, SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto membekali seluruh lulusan kelas IX dengan fondasi pendidikan karakter anak yang kuat melalui jargon “BERAKSI”, sebuah strategi yang dirancang untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan ketangguhan spiritual siswa.

Kepala SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto, Yuni Prihartini, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kelulusan siswa. Beliau menegaskan visi besar sekolah melalui jargon “BERAKSI”.

“SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto memantapkan langkah sebagai sekolah rujukan. Kami menyelaraskan nilai Al-Islam dengan kecakapan abad ke-21. Kami berkomitmen mencetak generasi unggul,” ujar Yuni Prihartini.

Generasi ini tidak hanya cerdas secara intelektual. Mereka juga memiliki kedalaman spiritual dan ketangguhan mental untuk menghadapi zaman.

Penerapan pendidikan karakter anak ini mencakup penguatan akidah dan prestasi. Siswa juga mengasah inovasi ide serta budaya gotong royong. Selain itu, mereka melatih kemampuan berkomunikasi santun. Nilai-nilai ini menjadi modal utama siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini.

Membangun Karakter Berkelanjutan

Jajaran pimpinan persyarikatan mengapresiasi keberhasilan program tersebut. Ketua Majelis Dikdasmen PNF PDM Banyumas, H. Asep Saeful Anwar, S.P., M.M., menyoroti pentingnya kaderisasi pasca-kelulusan.

“Saya berpesan agar para alumni memilih sekolah lanjutan di lingkungan Muhammadiyah. Langkah ini menjaga konsistensi ideologi dan karakter mulia yang telah dibentuk selama di sekolah,” ujar H. Asep Saeful Anwar.

Wakil Ketua PDM Banyumas, Drs. M. Tohar, M.Si., memiliki pandangan senada. Beliau menekankan bahwa lulusan Muhammadiyah harus menjadi pembeda. Beliau menilai kombinasi iman dan teknologi adalah kunci nilai religius remaja.

“Tantangan zaman menuntut anak muda yang tangguh iman. Mereka harus adaptif terhadap teknologi. Saya berharap alumni mampu menjadi pelopor dan penyempurna amanah di mana pun mereka melanjutkan studi,” tegas Drs. M. Tohar.

Prosesi pengalungan samir menutup acara perpisahan ini. Sekolah juga memberikan penghargaan bagi siswa berprestasi. Jajaran komite sekolah, wali murid, dan tamu undangan menyaksikan momen haru tersebut. Mereka sangat bangga atas keberhasilan pola asuh sekolah menengah yang diterapkan selama tiga tahun ini.

Kontributor: Humas SMP Muh 2 Purwokerto
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *