Kolom

Menjaga Alam, Menjaga Tauhid

Menjaga Alam, Menjaga Tauhid

Oleh: Bahren Nurdin*

PWMJATENG.COM – Dalam pengembaraan ilmiah saya sebagai peneliti di Taman Nasional Bukit Dua Belas (Provinsi Jambi, Sumatra), saya mendapat kesempatan untuk menyaksikan secara langsung kehidupan Suku Anak Dalam atau yang lebih dikenal dengan sebutan Orang Rimba.

Orang Rimba adalah kelompok masyarakat yang masih hidup menyatu dengan alam, mendiami hutan belantara yang masih asri dan terjaga kelestariannya. Sungguh, mereka memiliki kearifan lokal yang patut diteladani dalam menjaga dan merawat hutan sebagai sumber kehidupan mereka.

Namun, di balik kearifan dalam menjaga alam itu, terdapat satu celah yang perlu diisi, yaitu wawasan spiritual Islam dalam mengapresiasi alam semesta. Orang Rimba masih memegang kepercayaan terhadap dewa-dewa (animism), belum mengenal keesaan Allah Swt. sebagai Pencipta alam raya beserta isinya. Inilah momen bagi kita, para kader Muhammadiyah, untuk mengulurkan tangan membimbing mereka menuju cahaya tauhid.

Langkah awal yang dapat kita lakukan adalah membangun masjid di tengah-tengah pemukiman mereka. Masjid tidak hanya akan menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat penyebaran ilmu dan penanaman akidah yang lurus.

Dengan perkembangan zaman, sebagian dari mereka telah memiliki gadget, tetapi terkendala akses listrik untuk mengisi daya. Kita dapat memanfaatkan kebutuhan ini dengan menyediakan fasilitas pengisian daya menggunakan panel surya di masjid.

Melalui pendekatan ini, kita tidak hanya menjaga kelestarian alam dengan menggunakan energi terbarukan, tetapi juga membuka jalan bagi mereka untuk mengenal Islam dan mentauhidkan Allah Swt. Dengan menanamkan tauhid dalam jiwa mereka, kita mengajak mereka untuk menjaga alam semesta ini dengan niat yang lurus, sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Sudah saatnya kita, para kader Muhammadiyah, mengambil peran dalam menjaga alam sekaligus menjaga tauhid. Kita harus hadir di tengah-tengah masyarakat yang masih membutuhkan bimbingan spiritual, seperti Orang Rimba ini. Dengan mengulurkan tangan, kita dapat membimbing mereka untuk mengenal Allah Swt. dan menjaga alam ciptaan-Nya dengan sepenuh hati.

Muhammadiyah sudah selayaknya memainkan peran penting dalam misi mulia menjaga kelestarian alam sekaligus menanamkan nilai-nilai tauhid kepada masyarakat yang masih membutuhkan pencerahan spiritual, seperti Orang Rimba di Taman Nasional Bukit Dua Belas ini.

Baca juga, Cegah Fraud pada AUM Ekonomi, PWM Jateng Tegaskan Hal Ini!

Sebagai gerakan Islam yang besar dengan jaringan persyarikatan yang tersebar luas, Muhammadiyah memiliki sumber daya yang memadai untuk terlibat dalam upaya ini. Kita dapat memanfaatkan segenap potensi yang ada, baik dari segi sumber daya manusia, finansial, maupun infrastruktur yang telah dibangun.

Sejak awal, Muhammadiyah memang dikenal sebagai pelopor dalam menyebarkan cahaya Islam ke pelosok-pelosok yang belum terjangkau. Dakwah Muhammadiyah selalu hadir di mana orang lain belum sempat memikirkannya, memberikan pencerahan kepada masyarakat yang masih terbelenggu oleh kebodohan dan kesesatan.

Dengan semangat tersebut, sudah sepantasnya kita mengambil langkah nyata untuk memberdayakan Orang Rimba. Kita dapat mengirimkan kader-kader terbaik Muhammadiyah yang memiliki dedikasi tinggi dan kecintaan terhadap alam untuk mengabdikan diri di sana. Mereka dapat membangun masjid sebagai pusat peribadatan sekaligus pusat pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, kita juga dapat memanfaatkan jaringan Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Perguruan Tinggi, dan organisasi otonom lainnya untuk berpartisipasi dalam program ini. Para kader dapat bergotong-royong membangun fasilitas energi terbarukan seperti panel surya, serta memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat tentang cara memanfaatkan dan melestarikan sumber daya alam secara bijak.

Tentunya, upaya ini membutuhkan dukungan dana yang memadai. Kita dapat mengajak para dermawan dan filantropis Muhammadiyah untuk turut berpartisipasi dalam mendukung program ini, baik secara pribadi maupun melalui lembaga-lembaga amal Muhammadiyah yang ada.

Akhirnya, dengan memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki Muhammadiyah, saya yakin kita dapat memberikan dampak yang signifikan dalam menjaga kelestarian alam sekaligus menanamkan nilai-nilai tauhid kepada Orang Rimba. Ini adalah momen bagi kita untuk mewujudkan cita-cita mulia Muhammadiyah, menjadi penerang bagi masyarakat yang masih terbelenggu oleh kegelapan kebodohan dan kesyirikan.

*) Anggota Pimpinan Ranting Muhammadiyah NSW, Australia. Mind-Provocator, Motivator. Pengamat Sosial dan Kebijakan Publik.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE