Kreatif, Muhammadiyah Karanganyar Bangun Kampung Muhammadiyah

0
768

PWMJATENG.COM, PEKALONGAN – Setelah ribuan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tersebar di Indonesia Muhammadiyah tak pernah kehabisan ide kreatif. Sukses garap di dunia pendikan, kesehatan, dan sosial tak membuat Muhammadiyah berhenti dan berpuas diri. Maklum saja, cargonnya saja Islam Berkemajuan. Ia terus akan menelurkan ide dan gagasan kreatif dan unik. Salah satunya adalah apa yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karanganyar Kabupaten Pekalongan.

Ide kreatifnya adalah mendirikan Kampung Muhammadiyah atau biasa dikenal denngan KampungMu. Hebat bukan?. Ya, KampungMu adalah perumahan yang berdiri di atas tanah seluas 1,3 hektar, terletak di Jl. Tentara Pelajar Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Perumahan yang mengusung cargon baiti jannati ini ditergerkan terdapat 97 unit bangunan yang terdiri dari 8 unit toko dan 89 unit perumahan.

Ketua PCM Karanganyar, Arif menjelaskan bahwa KampungMu ini dibangun dalam rangka untuk melayani masyarakat dengan menyediakan perumahan syariah. Menurutnya banyak sekali karyawan yang bekerja di Amal Usaha Muhammadiyah, mereka kata Arif membutuhkan perumahan sebagai tempat tinggal yang nyaman. Karenanya KampungMu ini hadir agar kebutuhan warga Muhammadiyah khususnya disiapkan oleh Muhammadiyah pula.

“keuntungannya nanti juga untuk kepentingan dakwah Muhammadiyah”. tuturnya kepada Tabloid Cermin saat ditemui kemarin 17 Mei 2018

KampungMu yang dilaunching pada Mei 2017 ini adalah pengembangan bisnis dari Koperasi Surya Mentari Muhammadiyah atau biasa dikenal dengan KospinMu yang juga AUM mIlik PCM Karanganyar. Pengembangan bisnis berupa properti perumahan ini dijalankan sesuai dengan ekonomi syariah.

Hal tersebut diakui oleh Direktur KospinMu, Mu’ti. Bahwa KampungMu adalah bisnis perumahan yang diatur dan dijalankan secara syar’i. Hal itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap perputaran ekonomi yang tidak sesuai dengan ekonomi syariah.

“ini adalah dakwah bi al-hal yang kami lakukan”. Ungkapnya di waktu yang sama di Kantor KospinMu Karanganyar.

Mu’ti menceritakan bahwa mulanya KampungMu didirikan karena keprihatinan terhadap minimnya peminat akad mudharabah (salah satu sistem di dalam ekonomi syariah. red). Sejak tahun 2002-2015 akad mudharabah sama sekali tidak ada peminat. Salah satu bentuknya pernah dilakukan dealerMu dengan menitip berapa unit motor di dealer. Namun kata Mu’ti tetap tidak maksimal. Sementara laju perekomian non-syariah terus berkembang. Faktor itulah, kata Mu’ti yang menjadi alasan didirikannya KampungMu.

Soal perumahan, lanjut Mu’ti, saat ini yang trend adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Maka KospinMu melalui KampungMu menawarkan KPR Syariah. Lalu calon konsumen kemudian dijelaskan akad dan sistem ekonomi syariah.

“kita pinjam istilah KPR yang sudah mendarah daging di masyarakat”. katanya.

Pentingnya praktek ekonomi syariah menurut Mu’ti karena ada keadilan di dalamnya. Keterbukaan dan patennya harga yang akan tetap utuh terdapat dalam ekonomi syariah. Berbeda dengan ekonomi konvensional. Harga dalam transaksinya menyesuaikan dengan fluktuasi bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI).

“disitulah pentingnya ekonomi syariah karena menjunjung tinggi obyektifitas”. Tambahnya.

Untuk terus mengembangkan Kampung,Mu saat ini KospinMu telah bekerjasama dengan BTN Syariah, Bank Syariah Mandiri (BSM), dan BNI Syariah.

“karena 90% konsumen adalah muslim dan kemajuan terus terjadi saya optimis KampungMu akan berkembang sesuai target”. Tutupnya. (BADRUN)