AUMBerita

Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Sirampog: Inisiatif Besar untuk Kesehatan Masyarakat!

PWMJATENG.COM, Brebes – Pengajian rutin Ahad Kliwon dan Hari Bermuhammadiyah Cabang Sirampog digelar meriah pada Minggu, 2 Juni, di halaman SMK Muhammadiyah 1 Sirampog (SMK Musasi). Acara ini diadakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Manggis dan menghadirkan Agus Taufiqurrahman, Ketua PP Muhammadiyah Bidang MPKU, MPS, dan LRB, sebagai pembicara utama. Hadir pula Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Brebes, Ketua MPKU PDM Brebes, Forkompimcam Sirampog, Pleno PCM, PCA, PCNA, dan PCPM Sirampog, Kepala Desa Kaliloka, Kepala Sekolah, Guru dan Karyawan AUM, serta seluruh Pimpinan Ranting dan Warga Muhammadiyah Se-Cabang Sirampog.

Acara ini dimulai dengan berbagai penampilan dari siswa-siswi KB Taruna Melati, TK ABA Manggis, MI Muhammadiyah Manggis, SMP Muhammadiyah 2 Sirampog, dan SMK Muhammadiyah 1 Sirampog, yang menampilkan marching band, gerak lagu, dan tari kreasi. Di tengah acara, ada penampilan musikalisasi puisi untuk Palestina, pidato dalam bahasa Inggris, dan tahfidz.

“Selamat datang kepada pembicara, tamu undangan, dan jamaah di PRM Manggis. PRM Manggis adalah ranting yang memiliki AUM terlengkap dari PAUD hingga tingkat atas. Untuk tahun ajaran 2024-2025, PRM Manggis melalui SMK Muhammadiyah 1 Sirampog akan menyelenggarakan kelas asrama dan ke depannya akan menjadi boarding school,” ucap Jubaedi, Ketua PRM Manggis.

PRM Manggis juga melaporkan tentang keberadaan Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Sirampog yang akan berdiri di atas tanah wakaf milik PRM Manggis. Klinik ini dimiliki oleh seluruh warga Muhammadiyah Cabang Sirampog dan akan dikelola untuk kepentingan masyarakat umum.

Baca juga, Mengapa Paham Salafi Mudah Masuk di Muhammadiyah?

“Pentingnya bermuhammadiyah secara lurus, serius, dan sungguh-sungguh karena tantangan Muhammadiyah ke depan sangat besar dan terus berubah. Saat ini kita sedang membangun AUM Kesehatan, maka perlu dukungan dari jamaah, baik dukungan materi maupun non-materi,” ungkap Arifin, Ketua PCM Sirampog.

Pembicara Agus Taufiqurrahman menekankan pentingnya pengajian sebagai ciri ranting atau cabang yang hidup. “Kita sebagai warga Muhammadiyah tidak boleh bosan mengikuti pengajian, karena itu merupakan salah satu ciri ranting atau cabang yang hidup,” katanya. Agus juga menyebutkan ciri gerakan Muhammadiyah, yakni gerakan yang harus pro duafa dan menolong yang lemah, sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan hadis. Selain itu, gerakan Muhammadiyah juga harus berlandaskan pada prinsip kasih sayang dan welas asih terhadap sesama umat manusia.

“Kita harus menjaga anugerah Allah dengan ber-Muhammadiyah di ranting atau cabang dengan gembira dan bahagia. Kehadiran kita dalam pengajian ini adalah bagian dari anugerah Allah. Mari kita rawat dan pupuk dengan sebaik-baiknya, jaga juga masjid kita agar menjadi masjid yang makmur dan memakmurkan,” pesan Agus Taufiqurrahman.

Acara ini juga diramaikan dengan bazar kuliner dari PRNA Manggis, PRM Kaligiri, MEK PCM Sirampog, dan masyarakat umum. Selain itu, ada cek kesehatan gratis dari RSUMSA Bumiayu dan PK IMM FIKES UMP, pembuatan dan pembaharuan KTAM on the spot, serta pembagian 1.000 porsi gratis dari PRPM Manggis dan Kalker Outbond untuk para jamaah. Pengajian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ahmad Hambali, sesepuh Muhammadiyah Cabang Sirampog.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE