Ketua Corps Mubalighat ‘Aisyiyah Jawa Tengah Launching Buku “Risalah Dakwah Kontemporer”

0
345
Launching buku
Ketua Corps Mubalighat 'Aisyiyah Jawa Tengah Launching BUku Risalah Dakwah Kontemporer

PWMJATENG.COM, Semarang- Bertempat di Gedung Dieng Balai Pelatihan Diklat SLB Semarang pada hari ahad (7/10/2018) dilaksanakan Launcing Buku “Risalah Dakwah Kontemporer” yang ditulis oleh Ketua Corps Mubalighat  ‘Aisyiyah Jawa Tengah Dra. Ngamilah, M.Si.

Launching Buku tersebut disaksikan oleh 70 Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Majelis Tabligh Se- Jawa Tengah, 22 Pengurus Majelis Tabligh PWA Jateng, dan Ketua Koordinator Majelis Tabligh PWA Jateng Sri Gunarsih, S.H, M.H. Dalam sambutannya Ngamilah menyampaikan tentang kegelisahannya bahwa banyak orang yang berkecimpung di bidang dakwah terutama penyuluh agama kadang-kadang meleset dari pedoman Al Quran dan As Sunnah.

“Karena banyaknya tantangan dari dalam diri dan dari internal pendakwah, penyuluh banyak yang tidak bisa mengendalikan syahwatnya, merasa paling benardan radikal. Hal-hal inilah yang mengusik hati saya sehingga terdorong untuk menulis buku ini” pungkasnya.

Dakwah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim, karena ajaran-ajaran Islam bisa tersosialisasi kepada umat manusia dengan jalan dakwah. Tantangan da’wah semakin meningkat dan kompleks seiring dengan kemajuan zaman. Persoalan yang kita hadapi dalam berdakwah sekarang ini semakin hebat, baik yang bersifat internal mau¬pun eksternal. Tantangan itu muncul dalam berbagai bentuk kegiatan masyarakat modern, seperti perilaku dalam menda¬patkan hiburan (enter-tain¬ment), kepariwisataan dan seni dalam arti luas, yang semakin mem¬buka peluang munculnya kerawanan-kerawanan moral dan etika. Kerawanan moral dan etik itu muncul semakin transparan dalam bentuk kemaksiatan yang disokong oleh kemajuan alat-alat teknologi informasi. Di samping tantangan yang datang dari eksternal, juga tidak sedikit justru datang dari internal pelaku dakwah itu sendiri seperti munculnya gejolak syahwat, gejolak amarah, gejolak heroism, dan gejolak kecemburuan. Semuanya itu merupakan tantangan bagi setiap orang yang berkecimpung dalam dakwah yang harus disikapi secara arif. Apa yang harus dilakukan oleh para Mubaligh, Penyuluh, dan Ustadz dalam menjalankan dakwah sebagai tugas utamanya yang mulya ini?, bagaiman mereka harus mengembangkan diri ?, apa yang dipersiapkan dipersiapkan untuk dakwah di zaman NOW ini ? Pertanyaan-pertanyaan tersebut insya Allah akan Anda temukan dalam buku kecil ini.
Keta Corps Mubalighat ‘Aisyiyah Jawa Tengah dan Ketua Majelis Tabligh PWA Jateng saat launching buku

Saat ditemui di Semarang Ketua Majelis Tabligh PWA Jateng Hj. Lintal Muna, M.Ag menyampaikan perasaan haru dan bangganya ” Majelis Tabligh sangat mengapresiasi diterbitkannya buku Risalah Dakwah Kontemporer sehingga bisa membekali Mubalighat ‘aisyiyah dalam berdakwah di masyarakat yang pluralis, bisa luwes, dapat mengakomodir semua lapisan masyarakat, bisa diterima dengan menyenangkan, nyaman, dan berkemajuan” ucapnya.

Selain itu Lintal Muna juga menyampaikan harapannya semoga dengan launchingnya Buku Risalah Dakwah Kontemporer ini bisa menginspirasi anggota Majelis Tabligh yang lain untuk berfastabiqul khairat ikut menulis.

Buku Risalah Dakwah Kontemporer berisi tentang  tantangan da’wah semakin meningkat dan kompleks seiring dengan kemajuan zaman. Persoalan yang dihadapi dalam berdakwah  sekarang ini semakin hebat, baik yang bersifat internal mau­pun eksternal. Tantangan itu muncul dalam berbagai bentuk kegiatan masyarakat modern, seperti perilaku dalam menda­patkan hiburan (enter­tain­ment), kepariwisataan dan seni dalam arti luas, yang semakin mem­buka peluang munculnya kerawanan-kerawanan moral dan etika.  Kerawanan moral dan etik itu muncul semakin transparan dalam bentuk kemaksiatan yang disokong oleh kemajuan alat-alat teknologi informasi. (noer)