Kolom

Keteguhan Kampanye Sekte Sodomi

Oleh : Dr. H. Ahwan Fanani, M.Ag.*

PWMJATENG.COM – Kita mungkin menolak tegas LGBT, tetapi apakah kita cukup ulet untuk melakukan penolakan? Dalam hal ini kita harus mengakui betapa ulet dan bersemangatnya pelaku penyimpangan untuk mendakwahkan ajarannya. Tanpa lelah, penuh komitmen, dan kebanggaan, sekte sodomi melakukan propaganda alias dakwah. Tenaga dan uang dikeluarkan dan dipertaruhkan, meski tanpa ada ganti pahala dari Tuhan.

Baru-baru ini mahasiswa baru di sebuah perguruan tinggi ternama diminta mengisi kuesioner oleh salah satu sponsor Orientasi Mahasiswa Baru dengan pilihan 4 jenis kelamin. Meski hanya kuesioner, tetapi secara implisit kuesioner itu mengenalkan pilihan jenis kelamin selain laki-laki dan perempuan. Sungguh halus dan cerdik?!

Sebelumnya, dunia hiburan dihebohkan dengan kartun-kartun Walt-Disney yang secara terang-terangan menampilkan tokoh lesbian, gay dan biseksual. Pihak Walt-Disney sendiri tidak menampik unsur kampanye sekte sodomi dalam film-fillm mereka dengan alasan selama ini Walt-Disney sudah biasa menjadikan hewan sebagai tokoh layaknya manusia atau tokoh yang aneh sebagai protagonis. Jadi, menjadikan gay, lesbi dan biseksual bukan hal tabu juga.

Baca juga, Pandangan Muhammadiyah tentang Khamr dan Alkohol

Secara halus, ada film kartun di YouTube yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menampilkan keluarga bahagia. Keluarga itu terdiri dari dua orang tua dengan dua orang anak. Uniknya, kedua orang tua tersebut sama-sama laki-laki, tanpa ada ibu perempuan. Keluarga tersebut ditampilan sebagai keluarga bahagia dan baik.

Di belahan dunia Timur, film-film Mandarin, Korea hingga Thailand pun tidak imun dari tema LGBT. Ada yang halus, yaitu cerita tentang pendekar sejenis yang bersahabat tapi mesra, hingga menggambarkan lawan secara negatif, hingga yang terang-terangan menampilkan pecinta sesama jenis.

Kita melihat betapa bersemangatnya penganut penyimpangan untuk mengampanyekan pandangan mereka. Dengan bangga Missi untuk propaganda penyimpangan dilakukan melalui berbagai sarana. Uniknya pula, para tokoh agama tidak heboh seperti ketika menemukan konten pengajian yang tidak sesuai dengan keyakinannya.

*Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Jawa Tengah

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE