Kolom

Kebangkitan Nasional adalah Kebangkitan Moral Bangsa

Kebangkitan Nasional adalah Kebangkitan Moral Bangsa

Oleh : Rudi Pramono, S.E.*

PWMJATENG.COM – Kebangkitan Nasional lahir dari kesadaran sebagai bangsa yang terjajah, spirit yang tumbuh adalah spirit moral cinta bangsa dan negara.

Sesungguhnya kebangkitan nasional selalu menemukan momentumnya dalam setiap periode sejarah perjuangan bangsa, para tokoh bangsa secara konsepsional luar biasa namun akhirnya jatuh, kehebatan Bung Karno dalam pemikiran nasionalisme tiada duanya namun dalam praktik politik harus berakhir tragis, demikian pula Suharto hebat dalam konsep manajemen pembangunan bangsa selama 32 tahun namun akhirnya su’ul khotimah melalui kekuatan ekstra parlementer (rakyat), demikian pula dengan Gus Dur yang unggul dalam pluralitas harus turun juga lebih cepat karena pertikaian politik, Jokowi yang hebat dalam infrastruktur harus dihujat dan akan berakhir atau tidak takdir yang akan menentukan.

Apa yang sesungguhnya yang terjadi? Harus kita akui ada kemajuan setiap periode namun selalu harus berakhir duka, apa persoalan yang terjadi sebetulnya? Tak lain soal moral dan agama yang dilupakan, integritas politik dan fatsoen politik yang tidak terimplementasikan dalam sistem politik. Para Penyelenggara tidak tidak mengacu pada konstitusi dasar Pancasila. Hari ini harus kita terima kepemimpinan nasional yang cacat secara etik dan moral dan tidak ada keinginan kuat untuk melawan pragmatisme.

Baca juga, Menjadi Tamu Allah dengan Bekal Takwa Menuju Insan Paripurna

Para politisi yang kalah yg kemudian mengambil posisi oposisi pun, bicara berbusa-busa tentang moral dan nasionalisme itu juga suatu pragmatisme karena sebelumnya menjadi pembela kebijakan tapi karena kalah pemilu dan tokohnya berkhianat, mereka berbalik menyerang.

Kita merasakan tidak ada politisi dan parpol yang baik termasuk para ahli tata negara yang menjadi politisi yang tahu salah tapi buta karena kekuasaan. Fenomena pemilu 2024 menjadi ukuran standar ketika antara yang ‘haq’ dan ‘batil’ dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara demikian jelas terlihat faktanya, yang pasti telah dibuktikan lewat keputusan resmi MKMK dan DKPP.

Lebih parah lagi soal isu sumber daya alam dalam ancaman asing, soal korupsi yang luar biasa dan tidak jalannya sistem pengawasan DPR secara kelembagaan karena koalisi yang gemuk. Selain itu juga tidak ada ide yang kuat untuk memperbaiki sistem (aturan-aturan yang ada) terutama mindset sebuah Mahkamah Konstitusi.

Kebangkitan Nasional tak lain kebangkitan seluruh elemen bangsa secara moral, etik dan nurani yang terimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan hanya dengan nilai-nilai itu rahmat dan berkah Allah Swt. akan mengalir untuk rakyat dan bangsa ini, insya Allah. dan diskursus soal Kebangkitan Nasional jangan pernah sekalipun melupakan peran kebangsaan tokoh2 Islam dan organisasi Islam.

*Ketua MPI PDM Wonosobo.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE