Berita

Beri Hadiah 5 Juta dan Tiket Gratis ke Mesir, UAH: Diri Saya Ini Adalah Hasil Pendidikan Muhammadiyah

PWMJATENG.COM, Sukoharjo – Didapuk menjadi muballigh pada Tabligh Akbar Majelis Tabligh PP Muhammadiyah yang diselenggarakan di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Ustaz Dr. (HC). H. Adi Hidayat, Lc., M.A. (UAH) memberikan dua hadiah kepada jamaah pengajian, Ahad (24/9/23).

Hadiah pertama ia berikan di awal ceramahnya kepada peserta yang mampu menjawab pertanyaan yang ia berikan.

“Pada saat Nabi Saw. di Madinah, ada seorang sahabat bernama Sulek. Sulek ini tidak berasal dari Madinah. Pertanyaannya, adakah yang tahu dari mana Sulek ini berasal?” Tanya UAH kepada seluruh jamaah.

Dari 20.000 jamaah Tabligh Akbar, terdapat satu peserta yang mengacungkan jari dan kemudian dipersilahkan oleh UAH untuk maju ke depan.

Peserta Tabligh Akbar bernama Yulianto Andri dari Yogyakarta kemudian menjawab pertanyaan UAH.

“Sulek dari Kota Ghotofan,” jawab Andri.

“Nama populernya siapa?” lanjut UAH.

“Sulek Al-Ghotofani,” jawab Andri.

“Lima juta rupiah,” ucap UAH disertai riuh tepuk tangan jamaah Tabligh Akbar.

Baca juga, Muslim Milenial Tangguh dengan Masjid dan Jamaah

Di akhir sesi ceramahnya, UAH kembali bertanya kepada jamaah.

“Siapa jamaah yang paling jauh rumahnya?” Tanya UAH.

Dari puluhan ribu peserta, ada yang menjawab dari beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, ada juga yang menjawab dari Sulawesi. Dari sekian banyak jawaban, terdapat salah satu peserta yang berasal dari Mesir.

Ketika UAH bertanya ulang, apakah jamaah perempuan itu berasal dari Mesir. Ternyata jamaah perempuan itu merupakan mahasiswi Al Azhar Kairo, yang sedang pulang dan mengikut Tabligh Akbar UAH.

Seketika itu UAH mengatakan, “Besok pulang ke Mesir, kita belikan tiket pesawatnya!”

“Kalau Anda mengenal saya sekarang dengan dakwah yang banyak disifati orang, orang mengatakan ada kelembutan, orang mengatakan ada kemudahan, ada keluwesan. Saya ingin tegaskan rahasianya, itulah hasil pendidikan yang saya dapatkan saat menempuh pendidikan di sekolah Muhammadiyah,” tegas Alumni Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam Garut itu.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi melalui email.