BeritaKabar Daerah

Banjir Rob Setiap Hari, Muhammadiyah Salurkan Bantuan untuk Warga Pemalang!

PWMJATENG.COM, Pemalang – Banjir rob yang terus menerjang Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, telah menyulitkan aktivitas harian warga. Setiap hari, ratusan rumah di desa tersebut tergenang air setinggi 30 hingga 50 sentimeter. Akibatnya, banyak warga yang kehilangan pekerjaan dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk membantu meringankan beban warga, Muhammadiyah melalui Lembaga Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) turun langsung ke lokasi memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada 85 kepala keluarga yang terdampak banjir rob tersebut, Senin (3/6).

Banjir Rob Terkini: Warga Desa Blendung Kehilangan Pekerjaan

Sejak lima bulan terakhir, ratusan rumah di Desa Blendung terus-menerus diterjang banjir rob setiap harinya. Kondisi ini menyebabkan warga kesulitan dalam beraktivitas, terutama sejak sore hingga malam hari saat banjir mencapai puncaknya. Banyak warga yang terpaksa kehilangan pekerjaan karena tempat usaha dan lahan pertanian mereka terendam air laut.

Muhammadiyah dan Lazismu Beri Bantuan Langsung ke Lokasi

Untuk meringankan kesulitan yang dialami warga, Muhammadiyah melalui Lazismu terjun langsung ke Desa Blendung. Bantuan sosial berupa bingkisan sembako disalurkan kepada 85 kepala keluarga terdampak. Penyaluran bantuan ini disaksikan oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah, Aisyiyah, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Lazismu, dan tokoh masyarakat setempat.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang, Sapto Suhendro, menyampaikan, “Kami dari Muhammadiyah berusaha untuk selalu hadir membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Melalui Lazismu, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir rob.”

Baca juga, Inspiratif! 90 Sekolah Muhammadiyah Jateng Siap Bertransformasi Menjadi Sekolah Internasional!

Bantuan dari Muhammadiyah disambut dengan antusias oleh warga. Pasalnya, selama ini banyak dari mereka yang kehilangan pekerjaan dan kesulitan mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satu warga terdampak, Siti, mengungkapkan harapannya agar pemerintah segera menindaklanjuti permasalahan banjir rob yang semakin parah ini. “Kami berharap pemerintah lebih serius dalam menangani banjir rob ini. Kondisi seperti ini sudah terjadi lima tahun terakhir dan semakin parah,” ujar Siti.

Tekad Muhammadiyah Mengawal Penanganan Banjir Rob

Muhammadiyah bertekad untuk terus mengawal permasalahan banjir rob yang saat ini telah merendam ratusan rumah di tiga desa, yakni Blendung, Kaliprau, dan Kertosari. Mereka berharap pemerintah lebih serius menanggapi ancaman banjir rob sebelum dampaknya semakin meluas dan merugikan lebih banyak warga.

Rasiti, warga terdampak lainnya, juga menambahkan, “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan Muhammadiyah. Semoga pemerintah segera menemukan solusi permanen untuk mengatasi banjir rob ini.”

Pemerintah Diharapkan Serius Menanggapi Banjir Rob

Muhammadiyah dan Lazismu berharap pemerintah lebih serius menanggapi ancaman banjir rob yang terus-menerus terjadi. Penanganan yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan agar warga dapat kembali beraktivitas dengan normal dan tidak kehilangan mata pencaharian mereka. “Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan sebelum kondisi semakin parah dan merugikan lebih banyak warga,” ujar Sapto Suhendro.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE