Berita

Bukan Sekadar Kemah, Aksi Berbagi Kurban Siswa MIM Kauman Ini Tuai Pujian

PWMJATENG.COM, PEKALONGAN – Sebanyak 190 bungkus daging kurban dan puluhan paket beras disalurkan siswa MIM Kauman kepada warga Kelurahan Mayangan, sebagai puncak dari kegiatan Perkemahan Bhakti Qurban (PERBAQU) XIII yang berakhir Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan ini melampaui konsep kemah biasa. MIM Kauman melalui program PERBAQU XIII mengajak siswa belajar makna keikhlasan melalui aksi nyata. Para siswa tidak hanya berkemah di lapangan, mereka terjun langsung dalam proses penyembelihan dan pendistribusian aksi berbagi kurban.

Pihak madrasah menekankan pentingnya pengalaman empiris ini bagi perkembangan karakter murid. Mereka ingin anak-anak memahami empati melalui praktik langsung di lapangan.

“Kami ingin menanamkan nilai-nilai Islam tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata. Dengan terlibat langsung dalam kegiatan qurban dan bakti sosial, anak-anak belajar arti keikhlasan, kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian kepada masyarakat,” ujar Kepala MIM Kauman, Muhammad Sukron, S.Pd.I.

Sinergi dan Apresiasi untuk Masa Depan

Mustakim, S.E., perwakilan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), mengapresiasi tinggi inisiatif sekolah ini. Beliau menilai metode pendidikan luar ruang seperti ini membentuk pribadi yang tangguh secara efektif.

“PERBAQU sangat baik dalam membentuk karakter anak-anak sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, siswa mempelajari arti keikhlasan berqurban, kepedulian terhadap sesama, serta pentingnya hidup disiplin dan mandiri,” ungkap Mustakim, S.E.

Selama dua hari, peserta mengikuti rangkaian acara padat yang mengasah keterampilan sosial. Mereka mendirikan tenda, berlatih kedisiplinan melalui baris-berbaris, hingga mengikuti pembinaan karakter Islami.

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Panitia menyembelih 1 ekor sapi kurban sebagai puncak kegiatan. Mereka mengemas daging kurban menjadi 190 bungkus dan membagikannya kepada warga sekitar Kelurahan Mayangan. Selain itu, panitia menyalurkan 40 bungkus beras sebagai bagian dari kegiatan bakti sosial siswa.

Bagi para siswa, pengalaman ini memberikan kesan mendalam tentang manfaat kurban bagi masyarakat. Mereka merasakan langsung kebahagiaan saat berbagi dengan sesama yang membutuhkan.

“Saya belajar hidup mandiri saat berkemah, bekerja sama dengan teman-teman, dan memahami bahwa berqurban serta berbagi kepada orang lain adalah hal yang sangat mulia,” kata Kamila Hasna, salah satu peserta kegiatan.

Program unggulan ini berakhir dengan upacara penutupan yang khidmat. MIM Kauman berharap pendidikan karakter anak melalui aksi sosial ini menjadi bekal berharga bagi seluruh siswa dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat di masa depan.

Kontributor: Imam Setiobudi
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *