SMK Muhammadiyah 3 Weleri Kendal Dipercaya Jadi Tempat Uji Kompetensi Honda

0
403

KENDAL – SMK Muhammadiyah 3 Weleri Kendal dipercaya sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) dan Sertifikasi Nasional Jurusan Teknik Sepeda Motor Honda. Peresmian tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Nurhadi Amiyanto, Kamis (28/1), disaksikan jajaran PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Astra Motor.
Region Head Astra Motor Jawa Tengah, Darmawan Tjondrodihadjodi, memaparkan peresmian tersebut merupakan tindak lanjut dari MoU “Kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda” untuk SMK Jurusan Teknik Sepeda Motor di SMK- SMK Jawa Tengah dengan Honda. Sampai saat ini sudah ada 41 SMK binaan Astra di Jawa Tengah. “Astra Motor tidak hanya ingin berperan dalam bisnis semata, tapi juga menjadi pionir dan berperan aktif untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK di Jawa Tengah yang merupakan calon penggerak masa depan bangsa dan negara,” ungkap Darmawan.
Senior Manager PT Astra Honda Motor Jakarta, Handy Hariko, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan peresmian SMK Muhammadiyah 3 Weleri sebagai TUK dan Sertifikasi Nasional, maka SMK tersebut berhak memberikan Sertifikasi atas kompetensi lulusan SMK Jurusan Teknik Sepeda Motor. “Lulusan SMK yang sudah mendapat Sertifikasi dari SMK TUK, bisa langsung bekerja di jaringan Honda (Pabrik ataupun AHASS) tanpa harus melalui training lagi dan SMK Muhammadiyah 3 Weleri tersebut merupakan SMK TUK ke 24 yang ada di Indonesia,” katanya.
Dia menambahkan, sampai akhir tahun 2015 kemarin secara nasional telah dilakukan penandatangan kerjasama penerapan kurikulum sepeda motor dengan lebih dari 500 SMK. Handy berharap dalam waktu dekat 75 persen SMK di Jawa Tengah bisa ikut menerapkan kurikulum tersebut. “Selamat untuk SMK Muhammadiyah 3 Weleri yang telah menjadi SMK TUK dan Sertifikasi Nasional dengan harapan semoga dapat menjadi rujukan tidak hanya bagi siswa SMK tetapi juga masyarakat Jawa Tengah yang ingin mendapatkan sertifikasi dalam bidang Teknik Sepeda Motor Honda” kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Nurhadi Amiyanto, membacakan sambutan tertulis Gubernur Ganjar Pranowo.
Penerapan Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda tersebut dirumuskan dengan memadukan Standar Kompetensi – Kompetensi Dasar (SKKD) yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Materi Technical Training yang dikeluarkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) yang juga diajarkan kepada para mekanik di Bengkel Resmi Honda (AHASS). “Dengan KTSM Honda ini, diharapkan kegiatan belajar mengajar di SMK dapat lebih terarah sehingga nantinya para lulusan SMK dapat menjadi wirausahawan di bidang bengkel roda dua atau menjadi tenaga kerja yang siap terjun di dunia kerja,” tutup Nurhadi. (METROSEMARANG.COM/editor: Fakhrudin PWM Jateng)