Sambut Sumpah Pemuda, SD Muh 1 Ketelan Pentaskan Wayang di Puncak Gedung

0
41

PWMJATENG.COM, SOLO – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta menggelar serangkaian acara.

Salah satunya menampilkan keunikan guru pentas wayang 30 menit dipuncak gedung 4 lantai sekolah besok Jum’at dengan Protokol Kesehatan (16/10/2020).

Ki Agung Sudarwanto mengaku pentas di atas gedung guna meresapi, menghayati keindahan kota Solo sebagai kota layak huni.

Terlihat tampak jelas dari sana adeging kraton Kasunanan, Mangkunegaran yang begitu mempesona. Masjid Al Wustha yang kokoh dan siqoh menebar kebaikan diperkuat keberadaan Masjid Taman Sriwedari yang terlihat jelas jika diamati dari lantai empat Sekolah Berkebudayaan Unggul.

Sebagai pembangkit alternatif dalam berinovasi dan berkreatifitas seni dimasa pandemi Covid-19. Seni sebagai media terapi pembangkit imun dan daya tahan tubuh.

“Berkarya wujud sumbangsih guru seniman dalam menciptakan suasana aman tentram dan damai yang dijiwai semangat Hari Santri dan Sumpah Pemuda,”ujar Agung jelang pentas, Kamis (15/10/20).

Dengan semangat Santri Berkemajuan dan Sumpah Pemuda, mari kita bersumpah pada diri kita untuk selalu menjaga jiwa, menjaga raga, menjaga kesatuan, menjaga persatuan, menjaga kebersihan, menjaga kesehatan demi terciptanya kondisi yang tentram, aman dan damai.

“Tentreming ati ambabar tentreming bumi -Ketentraman hati akan membawa ketentraman dunia,”pesan Agung.

Maka ketentraman hati harus selalu dijaga. Hilangkan buruk sangka terhadap sesama, sucikan hati, sucikan diri, saling menjaga rasa (rumangsa lan ngrumangsani). Dengan demikian kedamaian dan ketentraman yang didambakan setiap insan akan terwujud.

Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti melalui Wakil Kepala Sekolah bidang Humas Jatmiko menjelaskan, acara ini pertama kali digelar oleh sekolah.

Momentum bulan santri dan sumpah pemuda ini, kita ingin mengajak warga sekolah khususnya, masyarakat Solo, Indonesia dan Dunia agar meniru semangat juang santri dan pemuda dahulu dalam menyatukan NKRI.

“Bagaimana anak bangsa terbaik Nusantara di masa prihatin akibat pagebluk Corona ternyata masih menggelorakan semangat berkarya terbaik bidang kemampuan masing-masing kepada Nusa dan Bangsa. Bersamaan itu pula Besok di gelar TOT Dalan Slamet, singkatan dari Dolanan Lalulintas lan Sinau Keselamatan Ketertiban,” kata Jatmiko. (Humas, Jatmiko)