Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Usung Tri-Sukses dalam Muktamar

0
429

Semarang – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah mulai bersiap mensukseskan pelaksanaan Muktamar ke-47 di Makasar, Sulawesi Selatan. Pimpinan wilayah dengan jumlah 252 suara dalam Muktamar tersebut siap sukseskan tiga misi muktamar. “Sasaran utama kita tri sukses. Sukses penyelenggaraan, sukses permusyawaratan dan sukses syiar”, terang Musman Thalib Ketua PWM Jateng.
Dalam rangka menyukseskan misi syi’ar, Ketua PWM Jateng tersebut mengisntruksikan setiap pimpinan daerah untuk menyemarakkan Muktamar. “Gebyar pelaksanaan harus terasa di daerah-daerah” perintahnya.
Menurutnya, setiap amal usaha harus terlibat menyemarakkan Muktamar. Sekolah, Perguruan Tinggi, dan Rumah Sakit diharapkan turut meramaikan gebyar muktamar dengan berbagai kegiatan. “Bisa diisi dengan hari ber-Muhammadiyah ataupun gerakan sosial seperti bazar dan pengobatan gratis. Minimal memasang spanduk partisipasi menyukseskan muktamar” ujarnya.
Ia pun mengingatkan bahwa Muktamar Muhammadiyah adalah even lima tahunan yang paling meriah. “Setiap Muktamar, ratusan ribu penggembira pasti datang ke tempat pelaksanaan”, pungkasnya.
Tinjau Venue Muktamar
Sementara itu, ketika di Makassar, Musman sempat diajak panitia meninjau sejumlah tempat pelaksanaan muktamar. “Lokasi Sidang Tanwir di UIN, Muktamar Muhammadiyah di Gedung Unismuh, Muktamar Aisyiyah di Balai Prajurit TNI Makasar. Pembukaan Muktamar di Lapangan Karebosi” ujar Musman menjelaskan tempat-tempat yang akan menjadi venue akbar lima tahunan tersebut. Ia terkesan dengan persiapan yang dilakukan panitia pelaksana Muktamar. Meskipun mepet, Musman menilai persiapan Muktamar dikerjakan secara maksimal. “Waktu persiapan terlalu cepat. Penunjukan Makasar sebagai tuan rumah memang baru tahun kemarin”, ujarnya.
Muktamar Muhammadiyah ke-47 sedianya akan digelar di Kalimantan Timur atau Sumatera Selatan. “Karena Kaltim dan Sumsel tidak siap, maka diambil alih Sulawesi Selatan”, pungkasnya. Musman Thalib berharap pembangunan gedung dan persiapan di lingkungan pendukung akan selesai pada bulan Mei 2015.
Dalam kesempatan tersebut, Musman merasa Jawa Tengah diberikan kehormatan dari panitia di Makassar. Musman Thalib didapuk menjadi khotib dalam khutbah shalat Jum`at pada 9 Januari 2015. Panitia juga meminta panutan warga Muhammadiyah Jateng tersebut untuk mengisi ceramah selepas shalat shubuh dan dhuhur. “Barangkali karena saya yang paling tua, sehingga diminta untuk mengisi khutbah jum`at, mengisi ceramah dan memberikan kesan dalam penutupan kegiatan”, terang Musman.
Abdul Mukti Panen Dukungan
Sementara itu, Nama Dr. Abdul Mu`thi, M.Ed, digadang-gadang untuk menggantikan Prof. Dr. Din Syamsuddin yang telah menjabat sebagai Ketua Umum selama dua periode.
Musman mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah telah menyatakan dukungan terhadap Abdul Mu`thi. “Seluruh wilayah di Kalimantan, Jawa timur dan Yogyakarta telah mendorong Jateng untuk menyukseskan beliau”, ujar Musman.
Sosok Abdul Mu`thi tak asing lagi bagi warga Muhammadiyah. Karir kepemimpinan di Persyarikatan ia rintis dari Jawa Tengah. Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut sempat dipercaya untuk mengisi ceramah perayaan maulid nabi di Istana Negara, 3 Januari lalu.
Penilaian terhadap Alumni Flinders University Australia tersebut juga disampaikan oleh Sekretaris PWM Jawa Timur, Najib Hamid M.Si. “Mas Mu`thi, masih muda dan lincah” ujarnya.
Musman Thalib menilai bahwa Mu`thi masih cukup muda. Untuk melengkapi sosok Mu`thi, Musman menyebut Yunahar Ilyas dan Haedar Nasir. “Pak Abdul Mu`thi berwawasan luas, Pak Yunahar sebagai sosok kyai, dan Pak Haedar adalah Ideolog”, ujarnya menyebut trisula di antara calon 13 Pimpinan Muhammadiyah ke depan. Ketiganya dianggap Musman dapat memenuhi tuntutan zaman. (Setiyo/Fakhrudin/Sang Pencerah.com)