Pelantikan Pimpinan Muhammadiyah Diwarnai Pembacaan Puisi

0
671
MUHAMMAD FAUZI
Pelantikan Pimpinan Muhammadiyah Diwarnai Pembacaan Puisi

UNGARAN – Ada yang berbeda dalam Acara pelantikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) berserta Ortom yang meliputi PDA, PDPM dan PDNA Kabupaten Semarang secara serentak untuk periode Tahun 2016 – 2020 pada Ahad (18/9/2016) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Ungaran.

Apa itu? Pembacaan puisi yang dilakukan ketua PWA Jateng, Dr Eny Ernayati.

Dr Eny mengaku puisi yang dibacanya belum judulnya, karena baru tulis secara spontan di acara pelantikan.

Disampaikan dalam puisinya, Aisiyah sejak tahun 1919 telah memelopori keberadaan taman kanak-kanak yang mengintegrasikan aspek ketuhanan dan kejiwaan, menjadi pelopor dalam pemberantasan buta huruf sejak tahun 1922, telah menerbitkan bulletin sejak tahun 1926, menjadi pencetus organisasi wanita pada tahun 1928, serta mengadakan lomba bayi sehat pada tahun 1937.

“Aisiyah selalu menjadi yang pertama,” jelas Dr Eny Ernayati dengan bangga.

“Kalau sekarang harus melek literasi, kita ada di zaman IT,” demikian dikatakan ibu yang telah menulis 16 buku ini.

Sementara itu, Pelantikan dilakukan PWM (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah) Jawa Tengah dan dihadiri jajaran Muspida Kabupaten Semarang.

Ketua Umum PDM DR. HM. Saerozi M.Ag menyatakan bahwa Muhammadiyah Kabupaten Semarang saat ini sedang memiliki semangat yang luar biasa. Namun sayangnya belum memiliki sumber dana yang mandiri dan produktif. “Yang cukup menggembirakan adalah di kepengurusan ini ada banyak pengusaha. Muhammadiyah perlu membuat pertemuan rutin para pengusaha, sehingga diharapkan akan muncul ide-ide brilian untuk membuat amal usaha yang bagus,” ungkap Saerozi.

Disamping bidang ekonomi, Muhammadiyah juga sedang serius membuat amal usaha bidang kesehatan. Mengingat, Muhammadiyah Kabupaten Semarang bisa dikatakan satu-satunya yang belum memiki amal usaha kesehatan di Jateng. Muhammadiyah di Kab. Semarang yang sedang merencanakan pembangunan sebuah klinik atau rumah sakit. “Diharapkan dalam periode kepengurusan ini amal usaha Muhammadiyah bidang kesehatan bisa terwujud,” harapnya.

Sementara Ketua PWM Jateng Tafsir M.Ag mengharapkan agar kepengurusan Muhammadiyah ini akan membawa kemajuan. “Adanya Muhammadiyah bukan hanya untuk Muhammadiyah. Muhammadiyah ada untuk semua, keberadaannya menjadi rahmat bagi semua, menjadi rahmatan lil alamin,” tegasnya. (Muhammad fauzi)