Nurkhimatul Mustakim Bangga Menjadi Guru

0
847

PWMJATENG.COM, TEGAL – Mengabdi menjadi guru Muhammadiyah adalah panggilan hatinya. Begitulah yang dirasakan Nurkhimatul Mustakim, yang kini aktif di Pimpinan Cabang Nasyiatu Aisyiyah Dukuhturi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Guru SMK Muhammadiyah Lebaksiu ini mengaku ,sejak kecil sudah dikader oleh kedua orangtuanya yang aktif di persyarikatan Muhammadiyah. “Sejak Sekolah Dasar saya sudah aktif di perkumpulan Khairun Nisa salah satu wadah perkumpulan pengajian para anak-anak yang nantinya akan menjadi cikal bakal Anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah Dukuhturi.. Kami diajari tentang Muhammadiyah dan Aisyiyah, dikenalkan mulai sejak dini. IPM, IMM, Nasyiatul Aisyiyah, Aisyiyah. Ibu ku selalu memberikan motifasi agar kelak dewasa nanti saya bisa meneruskn jejaknya mengurusi Persyarikatan Aisyiyah,” bebernya.

Bu Nunung, biasa akrab dipanggil oleh para siswanya menjelaskan, bangga menjadi Guru Muhammadiyah. “Saya mengharapkan amal karena AUM merupakan ladang Dakwah untuk mencari pahala. Di SMK Muhammadiyah Lebaksiu saya mengajar sebagai guru Produktif Administrasi Perkantoran,” ungkapnya .

“Dengan mengajar di Amal Usaha Muhammadiyah insya Allah merupakan salah satu bentuk ikhtiar saya. Siapa tahu sedikit ilmu yang saya sampaikan bisa menjadi manfaat untuk banyak orang. harta yang tidak akan berkurang jika kita berikan kepada oranglain salah satunya adalah ilmu. Semakin banyak memberi maka kita akan semakin kaya,” imbuhnya.

Nunung tak lupa menyampaikan hadits terkait amal. “Apabila seseorang telah meninggal seluruh amalnya terputus, kecuali 3 perkara Shodaqoh jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya dan anak shalih yang mendo’akan kedua orangtuanya ,“ ungkapnya.

Dimata sahabatnya Bu Nunung sangat murah senyum dan memiliki etos yang giat, guru kreatif dan inovatif. ( Hendra Apriyadi)