MENUJU MAHLIGAI KELUARGA SAKINAH

0
641

Oleh Mindah Rahayuningsih (PCA Purwodadi)

SETIAP keluarga mendambakan keluarga yang sakinah. Doa yang selalu terucap ketika menghadiri acara pernikahan yaitu semoga menjadi keluarga yang Sakinah, Mawaddah Warahmah. Tujuan utama dari sebuah keluarga yakni membentuk keluarga yang sakinah. Kata kunci dari sebuah pernikahan adalah keluarga sakinah yang artinya segala apa yang dilakukan sejak mempersiapkan pernikahan sampai pasca pernikahan menuju terbentuknya keluarga sakinah.

Sakinah artinya kenyamanan, ketenteraman dan ketenangan batin. Dalam berkeluarga tentu rasa tenang, nyaman dan tenteram menjadi hal yang didambakan. Merintis keluarga sakinah sesuai dengan tuntunan Al Quran dan As Sunnah. Artinya setiap perilaku dan cara hidup dalam berkeluarga harus sesuai dengan panduan dalam Al Quran dan As Sunnah.

Istri berkewajiban mengurus rumah tangga, baik sebagai wanita karir maupu sebagai ibu rumah tangga. Istri wajib patuh dan taat kepada perintah suami selama tidak menyalahi aturan agama. Menghargai suami sebagai kepala rumah tangga. Bertutur kata lembut dan tidak mengeraskan suara di depan suami. Istri yang sholihah tidak akan menyela pembicaraan suami atau bahkan membangkang.

Keluarga sakinah akan tampak jika suami istri saling menerima kekurangan dan kesalahan masing-masing. Mereka akan saling memaklumi dan saling melengkapi atas kekurangan tersebut.

Untuk menuju keluarga sakinah bisa tercipta atas dasar kemauan dari pasangan suami istri. Meninggalkan ego masing-masing untuk menjaga keharmonisan. Saling menjaga dan saling member kebahagiaan.

Keluarga sakinah bukan berarti tidak tertimpa ujian dan cobaan. Namun, setiap ujian dan cobaan akan mudah dihadapinya dengan sabar dan tidak emosi. (Ed.Akhmad-Pwrjo)