Dai Cilik Wildan Memukau Jamaah Pelantikan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Grabag

0
1057
Dai cilik Wildan

PURWOREJO – Bertempat di Komplek Pendopo Kecamatan Grabag Purworejo telah dilangsungkan prosesi pelantikan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan `Aisyiyah Grabag Periode Muktamar 2015-2020 secara bersamaan, Ahad (25/9/2016). Agenda kali ini dihadiri jamaah dari wilayah tidak hanya Kecamatan Grabag dengan jumlah kurang lebih 1000 orang. Tema yang diusung periode kali ini merupakan turunan dari daerah yaitu “Gerakan Pencerahan Menuju Grabag Berkemajuan”.

Dalam laporannya Ketua PCM periode sebelumnya bahwasanya meneruskan kepemimpinan dan mengharapakan pengurus yang terlantik dapat melanjutkan lebih baik capaian yang telah diraih. Sesi pelantikan untuk Pimpinan Cabang Muhammadiyah dilakukan secara langsung oleh Drs. H. Pujiono Ketua PDM Purworejo dan Pimpinan Cabang `Aisyiyah diwakili oleh Noimah, S.Pd. Yang disambung dengan sambutan ketua terlantik, H. Rohmadi yang menekankan peran kerjasama dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program yang dilaksanakan.

Kerjasama yang sinergis semoga dapat ditampilkan antara Muhammadiyah dan `Aisyiyah Grabag karena Ketua `Aisyiyah Hj. Suhardiyati yang merupakan istri H. Rohmadi. Seperti yang telah terjadi pada Generasi awal Muhammadiyah antara KH A. Dahlan dengan Siti Walidah maupun saat ini yaitu antara Dr. Haedar Nashir dengan Siti Noorjanah Djohantini dalam tataran Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan `Aisyiyah.

“Muhammadiyah organisasi tajdid, gerakan dakwah memiliki misi kebangsaan berada dimana mana bersama membantu pemerintah mencerahkan umat. Organisasi ini sejak awal telah ikut andil dalam perumusan republik ini. Sehingga, jika TNI NKRI harga mati begitu juga dengan Muhammadiyah. Maka jika ada anggota organisasi yang terlibat radikalisme dari Pimpinan Daerah sendirilah yang akan menyerahkan kepada pihak berwenang. Poin penting yang menjadi titik tekan yaitu Wakaf yang telah diamanahkan oleh jamaah harapannya dapat diidentifikasi dan diurusi. Selanjutnya, harapannya pimpinan  menjaga ideologi Muhammadiyah pada pengurus dan jamaahnya. Kepada jajaran pemerintahan, kami titipkan Muhammadiyah Grabag ini agar dapat diajak bekerja sama dalam program-program yang telah dicanangkan” ujar Drs. H. Pujiono selaku Ketua PDM Purworejo.

Sambutan pemerintahan kecamatan disampaikan langsung oleh Drs. Sigit Haryadi selaku Camat Grabag menyampaikan bahwasanya regenerasi kepemimpinan merupakan suatu keniscayaan. Sehingga, agenda pelantikan sebagai bentuk legal format, legitimasi pengakuan akan eksistensi kepemimpinan yang terlantik.

“Harapannya ajaran K.H. Ahmad Dahlan dapat tersampaikan pada masyarakat dengan berbagai bentuknyabaik pendidikan, kesehatan ataupun yang lainnya. Saling mendukung secara aktif antara organisasi masyarakat dengan pemerintahan dan semua elemen merupakan sebuah keniscayaan untuk dapat mengatasi permasalahan kemiskinan, kesehatan guna mewujudkan masyarakat yang berkeadilan sosial. Kami berharap juga pada `Aisyiyah Grabag agar dapat turut serta menurunkan kematian ibu dan anak yang mana potensinya cukup besar terjadi” ucap Drs. Sigit Haryadi dalam sambutannya.

Pengajian umum kali ini disampaikan oleh Wildan Mauzakawali Saptian merupakan SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Dai Kecil ini Finalis Aksi Junior Indosiar 2015 itu memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan tausyiah dengan humor khasnya yang juga kemarin tampil dalam Agenda Jawa Tengah Bershalawat di komplek gubernuran Jawa Tengah. Dalam pemaparannya membedah terkait Karakteristik Generasi emas masa depan bangsa yang Islami yaitu Pertama Menyeimbangkan antara iman dan ilmu, Kedua, Mampu Menjaga Shalatnya, Ketiga, Menjaga Syahwatnya dan Keempat, Harus Berbakti pada kedua orangtuanya. “Masa depan bangsa, negara dan agama ada di tangan para pemuda. Maju, mundurnya dapat ditengok keadaan pemudanya. Generasi ini harus punya prinsip Muda giat bekerja, Tua kaya raya (harta) atau pun amal shaleh lebih utama, dan Mati masuk surga” papar Wildan dengan nada khasnya yang disambut gelak tawa para jamaah.

Agenda hari ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustadz Salman Yudi yang mengakhiri momen penting ini. Dan mengawali gerak langkah dakwah pimpinan telah ditunggu aksinya oleh umat. (ahmad musdani)