Cegah Kanker Bersama PDNA Kota Semarang

0
589
Sosialisasi Cegah dan Deteksi Kanker

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Mencegah lebih baik daripada mengobati, inilah prinsip yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang, termasuk para perempuan yang tergabung dalam organisasi Nasyiatul Aisyiyah (NA). “Cegah dan Deteksi Kanker Sedini Mungkin” merupakan topik yang diangkat Pimpinan Daerah (PD) NA Kota Semarang dalam pelaksanaan sosialisasi kesehatan pada hari minggu kemarin (12/2/2017). Sosialisasi yang dilaksanakan di Aula PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Kota Semarang ini, bekerjasama dengan YPKI (Yayasan Peduli Kanker Indonesia).

Acara ini dibuka oleh Ketua PD NA Kota Semarang Ibu Rusmiyah yang menuturkan bahwa dengan adanya sosialisasi ini para perempuan menjadi peduli dengan kesehatannya, dan dibuka oleh Ketua PDM Kota Semarang yang diwakili oleh Bapak Parno yang menuturkan tentang pentingnya makan makanan yang halal dan thayyib sebagai upaya pencegahan kanker.

Sesi materi pada sosialisasi ini membahas tentang proses terjadinya penyakit kanker, yakni penyakit kanker bukanlah penyakit yang tiba-tiba muncul, justru penyakit ini membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk kemunculannya; gejala penyakit kanker, dimana pada masing-masing jenis kanker memiliki gejala yang berbeda-beda (misalnya kanker leher rahim memiliki gejala berupa perdarahan setelah menopause); penyebab terjadinya kanker, yang terdiri dari genetik, lingkungan, dan pola makan; dan solusi serta upaya pencegahan penyakit kanker, yakni dengan cara menghindari penyebabnya.

Panitia Sosialisasi Cegah dan Deteksi Kanker
Panitia Sosialisasi Cegah dan Deteksi Kanker

Antusiasme peserta sosialisasi ini terlihat dari banyaknya peserta yang aktif saat sesi tanya jawab. Dan acara ini diakhiri dengan sesi pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) untuk para wanita yang sudah menikah. Pemeriksaan yang dilakukan oleh bidan dari YPKI ini merupakan salah satu upaya untuk mendeteksi secara dini ada atau tidaknya keganasan pada jaringan leher rahim wanita. Dengan berakhirnya sosialisasi ini, maka diharapkan para wanita menjadi peduli dengan kesehatannya, khususnya peduli terhadap bahaya kanker dan cara pencegahannya. Stop dan cegah kanker sekarang juga!

(Tuti Astha3)