Ancaman membeli Handphone Bekas ?

0
289
Penulis : Mukhlis Prasetyo Aji,S.T.,M.Kom. Penulis merupakan Dosen Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Purwokerto

PWMJATENG.COM, PURWOKERTO – Perkembangan Handphone yang pesat dengan harga yang semakin kompetitif membuat sesorang bisa bisa memiliki lebih dari satu.Hal ini tentunya banyak menguntungkan produsen sehingga produsen akan terus mengeluarkan produknya,bahkan bisa 3 bulan sekali ada produk handphone baru.Bagi mereke yang punya uang banyak tentunya hal ini tidak menjadi masalah karena sudah menjadi tren ataupun gaya hidup dengan berbagai model handphone baru.Dengan begitu ada banyak dampak baik itu menguntungkan maupun tidak menguntungkan,antara lain : Handphone bekas semakin banyak  hal ini bisa menimbulkan sampah elektronik,meningkatnya pasar handphone bekas hal ini tentunya menjadi keuntungan penjual /pembeli yang tidak punya uang banyak dan yang lebih mengerikan adalah berdampak pada data.

Bagi sebagian masyarakat yang tidak mampu membeli handphone baru yang spesifikasi bagus mereka tentunya akan mencari handphone bekas dengan harga yg relatif terjangkau.Sedangkan bagi yang mampu mereka akan membeli handphone keluaran terbaru dan yang lama kadang dijual lagi,sehingga kadang sebelum dijual akan menghapus dan melakukan “factory reset” sehingga data akan hilang.

Anggapan ini tentunya kurang tepat,bahwa menghapus data dan factory reset akan benar-benar bisa menghapus data ataupun informasi pribadi lainnya.Sehingga dengan menggunakan kemampuan dan alat khusus data/informasi pribadi tersebut dapat diambil.

Untuk itu masyarakat harap berhati-hati dalam membeli atau menjual barang secomd terutama yang memiliki data penting sehingga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

Berikut langkah keamanan yang harus di ambil jika membeli Handphone bekas.Hal ini tentunya sangat penting sebagai antisipasi untuk meningkatkan kewaspadaan keamanan.

  1. Usahakan membeli handphone dengan merek-merek terpercaya yang menawarkan keamanan dan perlindungan privasi penggunannya.
  2. Lakukan full factory reset dan setel ulang handphone anda.Ini untuk memvalidasi sistem operasi dan memberikan peringatan apakah perangkat sudah diroot atau jailbreak.
  3. Lepaskan SD Card atai SIM Card apapun.Penjual sebenarnya sudah melepaskannya tetapi jika belum pastikan anda melepaskan SD Card atau SIM Card apapun.
  4. Lakukan enkripsi perangkat.Perangkat Apple biasanya ke default pengaturan enkripsi yang sesuai sedangkan android biasanya tidak untuk itu aktifkan enkripsi secara menual.
  5. Install firmware baru,jika memungkinkan.Langkah ini sangat penting untuk menghapus malware pada sistem yang sudah diroot.

Ide untuk mengamankan Handphone bekas

Untuk mengamankan perangkat handphone perlu tindakan pencegahan jika benar-benar peduli informasi pribadi anda.Menghubungi pabrik dengan mengecek nomor seri elektronik dapat memberikan informasi sejarah perangkat elektronik serta informasi-informasi lainnya.

Penting untuk dicatat ketika membeli handphone bekas bahwa jangan merasa yakin bahwa tidak ada konten jahat dalam perangkat.Bisa saja setelah kita menghapus semua aplikasi,menginstall ulang firmware tetap masih ada malware atau virus yang ada.­

Langkah keamanan yang harus anda ambil sebelum menjual handphone bekas

Seperti yang sudah dijelaskan ada bahaya jika kita membeli handphone bekas,bagi yang mau menjual diharapkan juga harus berhati-hati.Ada beberapa langkah untuk membantu menghindari memberikan informasi pribadi dengan tidak sengaja.

  1. Pastikan Full Factory reset,ini akan mempercepat penghapusan aplikasi dan dokumen.
  2. Hapus semua aplikasi dan data terkait.Sangat penting bahwa data pribadi yang terhubung ke aplikasi pada perangkat dihapus bersamaan aplikasinya.
  3. Lepaskan SD Card dan SIM Card
  4. Pastikan semua log,text,image dll terhapus dan tidak ada jejak informasi yang tertinggal atau tersisa pada handphone.
  5. Tinjau sinkronisasi cloud.Hal ini memastikan sinkronisasi untuk meproses dan mengganti semua informasi pribadi yang baru dibersihkan.Dan terpenting adalah nonaktifkan perangkat dari aplikasi yang terhubung dengan cloud.

Smartphone Samsung terbaru bisa mencapai harga Rp.10.000.000 ,tidak mengerankan bahwa banyak orang menunggu handphone tersebut dijual second.Meskipun ini akan banyak resiko tetapi banyak masyarakat rela melakukan hal tersebut.Luangkan waktu untuk memastikan perangkat kita yang digunakan berjalan normal terutama mengecek hal-hal yang mencurigakan pada handphone kita.Install VPN dan aplikasi-aplikasi antivirus yang bagus untuk melindungi kerentanan yang mungkin masih mengintai pada Smartphone anda.

Mukhlis Prasetyo Aji,S.T.,M.Kom

Penulis merupakan Dosen Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Purwokerto.Bidang yang digeluti adalah forensik digital.Beberapa kali sebagai narasumber di kampus dan TV lokal.Penulis juga merupakan Anggota Asosiasi Digital Forensik Indonesia.