Berita

Hidupkan Tradisi KH. Ahmad Dahlan, Lazismu Cilacap Dorong Subsidi Silang Qurban

PWMJATENG.COMCILACAP – Lazismu Cilacap resmi meluncurkan gerakan subsidi silang melalui program Qurban Rendang di SMK Muhammadiyah Majenang, Sabtu (9/5). Langkah ini menjadi upaya nyata untuk merevitalisasi Tradisi KH. Ahmad Dahlan dalam menolong kaum dhuafa secara berkelanjutan.

Ikhwanushoffa menyampaikan semangat filantropi tersebut saat mengisi kajian safari Qurban Rendang. Beliau menegaskan bahwa Lazismu ingin menghidupkan kembali ruh perjuangan Kyai Dahlan. Selain itu, beliau mengingatkan kembali momen saat pendiri Muhammadiyah tersebut membentuk Penolong Kesengsaraan Oemum (PKO).

“Lazismu mau mengembalikan tradisi Muhammadiyah saat zamannya K.H. Ahmad Dahlan. Dulu beliau membuat PKO dengan mekanisme subsidi silang. Oleh karena itu, yang kaya membayar untuk mensubsidi yang kurang mampu,” ujar Ikhwanushoffa. Konsep inilah yang menjadi fondasi utama dalam mengelola Tradisi KH. Ahmad Dahlan melalui program Lazismu Cilacap.

Kritik Gaya Hidup dan Ketulusan Berderma

Namun, tantangan zaman sekarang terasa jauh berbeda. Ikhwanushoffa menyoroti fenomena masyarakat yang lebih rela menghabiskan dana besar hanya untuk mengejar prestise duniawi. Beliau membandingkan antusiasme warga saat menggelar resepsi pernikahan mewah dengan keengganan menjalankan Ibadah Qurban menurut Islam.

“Keluar uang 100 juta untuk resepsi panjenengan ikhlas. Bahkan jika tidak punya uang, panjenengan cari-carikan. Lha ini yang jelas perintah agama kok diabaikan begitu saja?” tegasnya. Padahal, inti ajaran Kyai Dahlan adalah keberanian memangkas kesenangan pribadi demi kepentingan sosial dan Filantropi Islam modern.

Solusi Inovatif Qurban Rendang

Sebagai bentuk nyata Sejarah PKO Muhammadiyah, Lazismu kemudian memperkenalkan inovasi Qurban Rendang. Program ini lahir karena keprihatinan terhadap distribusi daging yang tidak merata di desa-desa. Sebab, daging seringkali menumpuk dalam satu hari namun cepat basi karena penerima manfaat tidak memiliki kulkas.

“Ini inovatif, awet hingga dua tahun, mudah dibawa ke mana-mana, dan siap saji. Terlebih lagi, ini murni produk Muhammadiyah,” kata Ikhwanushoffa. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh warga untuk menyukseskan program ini. Akhirnya, manfaat qurban dapat menjangkau daerah pelosok secara lebih efektif dan tahan lama.

Baca Juga: Cegah Daging Menumpuk, Qurban Rendang Lazismu 2026 Jadi Alternatif Ibadah Inovatif

Kontributor: Rizky Maradona
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/