Dorong Kemandirian Ekonomi, MPM PWM Jateng Cetak Kader Pemberdayaan Masyarakat Muhammadiyah di Brebes

PWMJATENG.COM, BREBES – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah secara resmi membuka Sekolah Kader Pemberdayaan di Universitas Muhammadiyah Brebes (UMBS). Langkah strategis ini bertujuan memperkuat pemberdayaan masyarakat Muhammadiyah melalui gerakan dakwah yang nyata dan berdampak luas.
Kegiatan ini menghadirkan peserta dari berbagai daerah di eks-Karisidenan Pekalongan. Mulai dari Kabupaten Brebes hingga Kabupaten Batang, para kader berkumpul untuk menyatukan visi. Mereka fokus mempelajari cara mendampingi kelompok rentan serta menguatkan ekonomi umat di wilayah masing-masing.
Fokus pada Pendampingan Kelompok Rentan
Ketua MPM PWM Jawa Tengah, Fatchur Rohman, menegaskan bahwa pemberdayaan bukan sekadar program sosial biasa. Beliau menyebut hal tersebut merupakan jalan dakwah untuk membangun kemandirian warga. Maka dari itu, kader harus hadir memberikan solusi konkret bagi setiap persoalan di lapangan.
“Kader Muhammadiyah wajib hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program aksi nyata,” ujar Fatchur saat pembukaan acara, Jumat (8/5/2026). Selain itu, ia mengingatkan pentingnya militansi dalam menjalankan peran sebagai pendamping masyarakat.
Dakwah Berbasis Solusi Ekonomi
Selanjutnya, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, H. Muhammad Abduh Hisyam, memberikan sorotan khusus pada komunitas marjinal. Menurutnya, petani, nelayan, dan buruh seringkali menghadapi kendala sosial ekonomi yang berat. Oleh sebab itu, mereka membutuhkan perhatian dan intervensi yang berkelanjutan dari organisasi.
Beliau menjelaskan bahwa pemberdayaan masyarakat Muhammadiyah adalah sudut pandang utama dalam dakwah saat ini. Melalui sekolah kader ini, MPM berharap bisa mengisi ruang-ruang pengabdian yang selama ini belum tersentuh maksimal. Semangat pengabdian ini menjadi motor penggerak perubahan sosial yang lebih baik.
Baca Juga: Lazismu dan MPM Jawa Tengah Sabet Juara 3 Stand Kreativitas di PADI 2026 Temanggung
UMBS Jadi Pusat Kaderisasi Pemberdayaan
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UMBS, Prof. Budiyanto, menyatakan rasa bangganya atas penunjukan kampusnya sebagai tuan rumah. Pihak universitas menyambut hangat seluruh peserta yang akan mengikuti pelatihan selama tiga hari. Sinergi antara akademisi dan praktisi pemberdayaan ini sangat krusial bagi kemajuan Jateng.
Sebagai informasi, kegiatan Sekolah Kader Pemberdayaan ini berlangsung hingga 10 Mei 2026. Para peserta akan menerima materi intensif mengenai ideologi pemberdayaan dan strategi pendampingan lapangan. Kurikulum pelatihan juga mencakup pengembangan ekonomi berbasis komunitas agar kader memiliki bekal yang komprehensif.
Kontributor: MPM PWM Jateng
Editor: Al-Afasy



