Berita

Tafsir: Abaikan Jabatan Publik Membuat Terisolasi Dari Dinamika Sosial

PWMJATENG.COM-Semarang, Dalam acara Temu Kader Muhamamdiyah Se Jateng yang difasilitasi oleh Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng (23/1/2019) di hotel Siliwangi, turut diundang Tafsir, selaku ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng, sebagai salah satu pembicara.

Tafsir, yang hadir saat itu memberikan sambutan sekaligus arahan kepada para Kader mengenai pentingnya ikut berkompetisi dalam ranah sosial.

“Konsolidasi itu penting dan agar berhasil menduduki jabatan publik hanya bisa diraih dengan kompetisi, kita pengalaman baru berkompetisi dalam politik yang selama ini cukup duduk manis”. Terangnya.

Menurut Tafsir, menduduki jabatan publik tak bisa diabaikan, “menduduki jabatan publik tak bisa diabaikan kalau kita tak mau terisolasi dari dinamika sosial” tegas Tafsir.

Tafsir pun mengajak agar kader Muhammadiyah tidak menjadi neo konservatif, yang fokus pada ritual ibadah dan cenderung eksklusif. “Menjadi neo konservatif itu dinamika sosial adalah kesia-siaan, jadi hanya sibuk dengan ibadah” terangnya.

Dalam wawancara tafsir mengajak kader Muhammadiyah agar amanah dan mampu menjadi teladan dalam menjalankan tugas-tugas diranah publik. Tak lupa Tafsir juga memberikan ucapan selamat kepada para kader yang telah sukses mengikuti kompetisi dalam seleksi masuk jajaran KPUD maupun Bawaslu.

“Selamat untuk kader Muhammadiyah yang telah terpilih di jabatan-jabatan publik seperti di KPU bawaslu dan sebagainya, semoga amanah dalam menjalankan tugas, tunjukkan saudara adalah kader Muhamamdiyah yang bisa menjalankan tugas dengan baik dan berkualitas dan bisa menjadi teladan bagi yang lain,”pesannya

Tunjukkan,lanjut tafsir, bahwa keteladanan adalah bagian dari ciri kader Muhammadiyah dalam tampil ditengah-tengah kehidupan, itu penting karena sering dikatakan bahwa Muhammadiyah kehilangan keteladanan, tunjukkan bahwa kader Muhammadiyah dapat menunjukkan keteladanan dalam menjalankan tugas dalam area kebangsaan” pungkasnya.

Acara yang dihelat satu hari tersebut dihadiri sekira 100 kader Muhammadiyah dari berbagai daerah di jateng yang saat ini menjabat di komisioner KPUD, Bawaslu dan para caleg di berbagai partai politik. (*)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi melalui email.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE