Stikes Muhammadiyah Kabupaten Tegal Tunggu Visitasi Kemenristek Dikti

Jajaran Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Tegal, pewakaf, dan Kepala KUA Balapulang berfoto bersama usai pembacaan ikrar wakaf di Gedung Dakwah Procot, Slawi, Selasa (7/11/2017).

PWMJATENG.COM, TEGAL – Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Kabupaten Tegal saat ini masih menunggu visitasi dari Kemenristek Dikti.

Visitasi dilakukan guna menilai secara langsung berbagai aspek persiapan dan kelayakan pendirian perguruan tinggi tersebut sebelum dikeluarkannya izin operasional.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Kabupaten Tegal, Arief Azman, menjelaskan, pada Selasa (7/11), telah dibacakan ikrar wakaf tanah seluas 13.790 meter persegi atau sekitar 1,37 hektare untuk pembangunan gedung Stikes Muhammadiyah.

“Berbagai tahap persiapan sudah dilakukan. Ikrar wakaf tanah untuk lokasi bangunan gedung kampus juga sudah dibacakan. Tim pendirian Stikes saat ini sedang menunggu visitasi dari Kemenristek Dikti,” ujar Arif usai mengikuti pembacaan ikrar wakaf di Gedung Dakwah Procot, Slawi.

BACA JUGA  Finding "Pesilat" ala SMA Muhammadiyah Kudus di Tapak Suci Competition 2

Lebih lanjut dijelaskan, tanah wakaf dari Maikha Nurliani (warga Jalan Sultan Agung Kota Tegal), berlokasi di Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. Pembacaan ikrar wakaf juga dihadiri oleh pejabat terkait yaitu Kepala KUA Balapulang, Khalimi, wakif atau pihak pewakaf, Majelis Wakaf dan Kehartabendaan, nadzir atau orang/lembaga yang ditunjuk untuk mengelola harta wakaf, serta saksi dari PDM.

Arif menargetkan, izin operasional bisa turun dalam kurun beberapa bulan ke depan. Dengan demikian, pada tahun ajaran 2018/2019 mendatang, Stikes Muhammadiyah bisa membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru. Lokasi kampus awal direncanakan bertempat di SMP/SMK Farmasi Muhammadiyah Lebaksiu.

“Dalam jangka 2 hingga 3 tahun setelah izin operasional turun, ditargetkan bangunan kampus Stikes sudah selesai sehingga mahasiswa bisa melaksanakan kegiatan belajar di sana,” bebernya.

BACA JUGA  Siapkan Generasi Qur'ani yang senantiasa cinta Al Qur'an dan Generasi Ulul Albab

Adapun, pendirian perguruan tinggi Muhammadiyah di Kabupaten Tegal sudah digagas sejak dua periode kepemimpinan sebelumnya. Arif berharap, berdirinya Stikes Muhammadiyah bisa menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas SDM khususnya di bidang kesehatan. (HENDRA Apriyadi)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts