AUMBerita

SMP Muhammadiyah PK Surakarta Gelar Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad Saw.

PWMJATENG.COM, Surakarta – SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat (PK) Surakarta menggelar pengajian virtual dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad Saw. 1443 H pada Rabu (2/3/2022). Hadir sebagai pembicara Ustaz Burhan Shodiqdan diikuti siswa-siswi melalui zoom meeting serta youtube PK TV.

Muhdiyatmoko, M.Pd selaku Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta mengajak kepada guru, karyawan, dan para siswa untuk mengambil hikmah dari peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad Saw. Hal itu karena banyak pelajaran yang bisa kita petik dan amalkan dari peristiwa bersejarah tersebut.

“Peristiwa Isra Mikraj merupakan peristiwa bersejarah yang mengandung dimensi keimanan untuk yakin bahwa Allah SWT yang menghendaki peristiwa tersebut berlangsung, dimensi kekuasaan bahwa kita mengakui kebesaran Allah SWT di atas segala-galanya,” papar Muhdiyatmoko saat sambutan acara tersebut.

Muhdiyatmoko mengajak kepada semua untuk mengambil hikmah dari peristiwa Isra Mikraj. Melalui perintah sholat tersebut terdapat pula dimensi hubungan dengan Allah Swt. dan manusia. Kita diberi pelajaran untuk selalu disiplin, bersuci, beradab, dan mampu menjalin hubungan sesama manusia dengan penuh rasa penghargaan dan kasih sayang.

“Allah Swt. memerintahkan kepada kita untuk sholat lima waktu maka mari kita disiplin dalam melaksanakan sholat berjamaah,” jelasnya.
Ustaz Burhan Shodiq sebagai pembicara mengawali pembahasan tema dengan menceritakan kisah Rasulullah, Nabi Muhammad Saw., dalam perjalanan Isra Mikraj dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha lalu dilanjutkan ke sidratul muntaha bertemu Allah Swt. Nabi Muhammad Saw. menerima perintah salat lima waktu.

Baca juga, Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dari Berbagai Daerah Kepung Istana Presiden, Berikut Tuntutannya!

“Isra Mikraj adalah mukjizat dari Allah Swt. yang diberikan kepada Rasulullah Saw. pada sepuluh tahun setelah kenabian. Peristiwa Isra Mikraj terjadi sebagai hiburan untuk Rasulullah Saw. karena ditinggal dua orang yang disayangi; istri Kodijah; dan Paman Abu Thalib,” terang Ustaz Burhan Shodiq.

SMP Muhammadiyah PK Surakarta
Kepala SMP Muhammadiyah PK Kota Surakarta memberikan sambutan. Foto : Aryanto

Mengapa peristiwa Isra Mikraj tersebut Rasulullah Saw. justru mendapatkan syariat salat? Kita bisa mengambil hikmah adalah jikalau kita dalam posisi galau, gelisah, sedih, insecure maka kita melaksanakan sholat. Pertanyaan berikutnya, sholat berperan sebagai apa? Apakah sekadar menggugurkan kewajiban atau sholat menjadi kebutuhan?

“Allah Swt. akan selalu bersama kita, membersamai setiap kehidupan kita dan memberikan pertolongannya. Jika kita sedih, suntuk, insecure maka kita mendirikan sholat agar bisa mendapatkan pencerahan,” jelasnya

Ustaz Burhan Shodiq mengajak kepada semua untuk tidak menjadikan sholat sebagai beban, melainkan kebutuhan agar Allah Swt. senantiasa memberikan pertolongan kepada kita semua dalam setiap masalah kehidupan.” Jelasnya.

Ustaz Muhammad Arif Wicagsono selaku ketua panitia menyampaikan bahwa hari besar Islam salah satunya peristiwa Isra Mikraj selalu diperingati sekolah sebagai wahana edukasi dan motivasi kepada para siswa sehingga penguatan-penguatan karakter religius tetap terjaga. (mtu)

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE