SMK Mutiara Adakan Sosialisasi Program Unggulan SMK Mbangun Desa

0
71

PWMJATENG.COM, JEPARA -SMK Muhammadiyah 3 Mayong Jepara atau yang lebih dikenal dengan sebutan SMK Mutiara kini telah memiliki program unggulan yaitu “SMK Mbangun Desa”, yang berisi berbagai kegiatan terkait kepedulian sekolah terhadap masyarakat di lingkungannya. Program unggulan ini mulai dilaksanakan pada hari Senin (2/11), yang dihadiri oleh Kepala Desa setempat, Ketua Kecamatan setempat, Kapolsek setempat, Cabang Dinas setempat, Dikdasmen, PDM, PCM, Kepala SMP setempat, Bapak-Ibu guru dan karyawan SMA-SMK Muhammadiyah Mayong. Kegiatan Mbangun Desa ini tentunya tak luput dari protokol kesehatan, dengan mengecek suhu badan, mencuci tangan, dan menjaga tempat duduk peserta undangan.

Dalam sambutannya, Kepala SMK Mutiara H. Choiruzaed S.Ag selaku tuan rumah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Desa se-Kecamatan Mayong karena keberadaan sekolah ada di desa dan yang bersekolah adalah siswa-siswi desa.

Dalam acara ini tak kalah juga menghadirkan narasumber handal yaitu Dr. Marlock, MM atau yang sering dipanggil Gus Marlock. Beberapa paparan yang disampaikan Gus Marlock dalam acara sosialisasi Mbangun Desa ini, diantaranya desa menjadi tempat ajang SMK maka dari kegiatan Mbangun Desa dapat dimulai dari gotong royong, bersih-bersih desa, memperbaiki fasilitas umum, dan membuat profil desa secara digital, serta mampu mendirikan badan usaha milik SMK dengan penanggung saham dari guru, siswa, dan orangtua siswa. SMK tidak cukup hanya untuk tempat bersekolah saja, SMK Mbangun Desa dari Competency Oriented (bisa apa) meningkatkan ke Productivity Base.

Dari kegiatan program unggulan Mbangun Desa ini, siswa-siswi SMK Mutiara juga sudah menghasilkan produk unggulan yaitu Muffe (Mutiara Coffee) dan Jeger (Jahe Seger). Jadi sebagai sekolah menengah kejuruan diharapkan dapat benar-benar berkompeten dan berproduktif sehingga dapat dikatakan bahwa SMK adalah Sekolah Menghapus Kemiskinan.

 

Penulis: Panca Santi HS, S.Pd. (Guru SMA Muhammadiyah 3 Mayong Jepara) | Editor: Tuti Astha3