SD Muh 1 Ketelan Solo Berprestasi di Tengah Pandemi

SD Muh 1 Ketelan Solo Berprestasi di Tengah Pandemi
SD Muh 1 Ketelan Solo Berprestasi di Tengah Pandemi

PWMJATENG.COM, SOLO – Khansa Alifa Filza Ariyanto siswi SD Muhamamdiyah 1 Ketelan Surakarta tetap menyumbangkan berbagai prestasi meski pandemi Covid-19 belum mereda.

“Kaget tidak percaya bisa berhasil juara 3 bersamaan di Penilaian Tengah Semester (PTS) tahun pelajaran 2020/2021,”ujar Khansa saat di wawancarai, Kamis (4/3/2021).

Pernah menggondol Juara 1 spellingbee di Lazuardi Kamila 2020. Juara 2 Lomba olympiade bahasa inggris BRI 2020. Juara 1 olympiade inggris di laksana inn 2019. Juara 1 olympiade inggris di paragon 2019. Juara 3 olympiade inggris di transmart 2019. Lolos penyisihan olympiade TOPAZ tingkat kota 2019. 2020 lolos penyisihan olympiade EMERALD tingkat kota 2019. 2020 lolos penyisihan olympiade MATHLETE tingkat kota 2020.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan TOPAZ tingkat propinsi Jawa Tengah dan masuk grand final tingkat Nasional, 27 februari 2021. Pelaksanaan lomba via online. Walaupun hanya online tapi pengawasannya ketat. karena selama mengerjakan soal juga diawasi pantia melalui zoom yang pengambilan gambarnya juga dari jauh.

BACA JUGA  Membanggakan….! SD Muhammadiyah Tegalgede Karanganyar Raih Dua Juara Nasional

“Jadi mengerjakannya harus tetap jujur. Selama lomba menggunakan 2 aplikasi laptop untuk mengerjakan link soal dan zoom untuk pengawasan dari juri. Mendapat sugesti semangat tak boleh padam miss Lina guru bahasa inggris kelas 3 dan pembina extra olympiade bahasa inggris, serta wali kelas Ki Agung Sudarwanto MSn,”papar gadis cilik, kelahiran Salatiga, 15 Desember 2011.

Khansa menjelaskan, motivasi mengikuti lomba ingin mengasah kemampuan bahasa inggris sampai sejauh mana. Bisa juara di tingkat nasional. Karena tingkat nasional itu susah harus bisa mengalahkan kemampuan bahasa inggris anak-anak seluruh Indonesia.

“Ada yang dari Bali, Jawa Timur jawa Barat, Jawa Tengah, NTT, Jakarta,”ujarnya yang mendapat support penuh dari orang tuanya Dian Ariyanto dan Dany Verawati.

BACA JUGA  Tim MDMC Menemukan Fakta Berbahaya Pergeseran Tanah di Bruno, Purworejo

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko menambahkan tak kalah membanggakan, prestasi yang Safaraz Aufa Azalia peserta ajang kreativitas orang tua dan anak dengan tema “Gizi Yes, Covid No” digelar Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Semoga prestasi ini bisa memberikan modal semangat peseta didik yang lain. Untuk sertfikat Safaraz atau Fafa tertanda tangan Direktur Sekolah Dasar Dra Sri Wahyuningsih MPd, No. 0197/C3/PP2021,”pungkas Jatmiko.

Humas, Jatmiko.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts