Pengajian Muhammadiyah Rembang: Sekda Fahrudin Ingatkan Spirit Al-Ma’un Bukan Sekadar Seremonial
PWMJATENG.COM, REMBANG — Sekda Rembang Dr. Fahrudin meminta seluruh kader persyarikatan menghadirkan gerakan pencerahan yang nyata bagi umat. Beliau menegaskan hal itu saat menghadiri Pengajian Hari Bermuhammadiyah di wilayah Sedan, baru-baru ini.
Dr. Fahrudin, S.H., M.H., CFrA. menyampaikan pernyataan menohok tersebut secara langsung. Forum pengajian yang berlangsung di Kecamatan Sedan itu berjalan sangat khidmat. Di hadapan ratusan pasang mata, tokoh birokrat ini mengingatkan kembali khitah perjuangan yang ikhlas.
Oleh karena itu, momentum ini seketika menyalakan energi baru bagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Rembang. Mereka langsung merefleksikan kembali arah gerakan dakwah organisasi. Pesan kuat tersebut juga menjadi tamparan keras agar para kader tidak terjebak dalam rutinitas seremonial.
Menghidupkan Kembali Spirit Al-Ma’un
Selain mengingatkan tentang keikhlasan berjuang, Fahrudin juga menekankan pentingnya aktualisasi teologi gerakan. Menurut beliau, setiap langkah persyarikatan wajib berpihak kepada kaum lemah. Keterpihakan itu harus mewujud dalam aksi nyata yang membumi.
“Pak Fahrudin juga menekankan pentingnya menyelaraskan setiap gerakan dan aksi Muhammadiyah dengan spirit Surah Al-Ma’un — sebuah spirit keberpihakan kepada kaum lemah, kepedulian sosial, dan aksi nyata yang membumi,” tulis laporan panitia kegiatan.
Berdasarkan nilai filosofis tersebut, pergerakan organisasi tidak boleh berhenti pada wacana di atas kertas. Sebaliknya, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Rembang dan seluruh komponen warga harus menghadirkan solusi konkret. Mereka wajib menjawab berbagai persoalan riil umat saat ini.
Sinergi Strategis dengan Pemkab Rembang
Selanjutnya, suasana pengajian Muhammadiyah Rembang yang hangat ini juga membahas penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah. Sinergi erat tersebut menjadi kunci utama untuk mempercepat akselerasi kemajuan daerah.
“Kolaborasi untuk aksi. Muhammadiyah harus terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat,” ungkap Sekda Rembang Fahrudin dengan penuh optimisme.
Beliau meyakini bahwa perpaduan kekuatan pemerintah dan nilai ideologis persyarikatan akan membawa dampak besar. Dampak pembangunan daerah Rembang pasti akan berjalan jauh lebih masif. Sinergi ini siap mewujudkan tatanan masyarakat yang maju, religius, sekaligus berkeadaban.
Konsolidasi Total Dakwah Berkemajuan
Sebagai penutup, pengajian di kediaman Dr. Fahrudin ini sukses menjadi tonggak sejarah baru. Kegiatan tersebut berhasil menguatkan kembali ideologi di tingkat akar rumput. Kehadiran jajaran Forkopimcam Sedan bersama organisasi otonom daerah membuktikan solidnya dukungan publik.
Pada akhirnya, semangat dakwah berkemajuan kembali berkobar hebat dari wilayah Sedan. Seluruh kader kini berkomitmen penuh membawa hasil konsolidasi ini ke dalam langkah nyata. Mereka siap bergerak demi kemaslahatan masyarakat luas.
Kontributor: Selly Puji Hartanto
Editor: Alafasy



