Sambut 163 Siswa Baru, MPLS SD Muhammadiyah Temanggung Gelar Pawai Ta’aruf Unik dan Ramah Anak
PWMJATENG.COM, TEMANGGUNG – SD Muhammadiyah Temanggung (SDMT) sukses menggelar MPLS SD Muhammadiyah Temanggung bertajuk JUNDI. Kegiatan JUNDI ini bertujuan menyambut 163 siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027. Acara edukatif ini berlangsung selama enam hari, mulai Senin hingga Sabtu (13–18 Juli 2026). Pihak sekolah memfokuskan kegiatan pada penguatan karakter, lingkungan ramah anak, dan pembelajaran yang menyenangkan.
Mengusung tema “Senyum Ramah, Hati Bersahabat, Indonesia Hebat”, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah 2026 ini berpedoman pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Lewat aturan tersebut, sekolah merancang acara menarik. Langkah ini membantu murid baru beradaptasi, mengenali potensi diri, serta memahami budaya positif sekolah.
Prosesi pembukaan berlangsung khidmat lewat apel bersama pada Senin (13/7/2026). Seluruh siswa, guru, dan wali murid kelas I menghadiri apel tersebut. Setelah apel, panitia menyematkan kartu peserta JUNDI. Para siswa baru kemudian membaca Ikrar Janji Pelajar Muhammadiyah sebagai tanda awal masa belajar.
Mengedepankan Budaya Ramah Anak dan Anti-Bullying
Kepala SDMT, Triana Widiastuti, S.Pd., menyambut hangat para murid baru. Beliau mengajak seluruh siswa menikmati rangkaian MPLS SD Muhammadiyah Temanggung dengan gembira.
“Selamat datang untuk siswa baru kelas satu. Selama beberapa hari ke depan, anak-anak akan mengikuti kegiatan MPLS ramah anak ini. Kita akan berkenalan, belajar mengaji, dan bermain bersama,” tutur Triana.
Triana juga mengapresiasi kepercayaan para orang tua murid. Sekolah berkomitmen membangun sinergi bersama wali murid. Sinergi ini bertujuan mencetak generasi cerdas dan berakhlak mulia.
Pada hari pertama, peserta saling mengenal lewat permainan Tepuk Nama Ceria. Mereka juga mempelajari budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun). Pada hari kedua, kakak kelas mendampingi murid baru dalam program peer mentoring. Lewat program ini, murid baru mengenal fasilitas sekolah dan menghias kelas.
Materi pencegahan kekerasan menjadi fokus utama pada hari ketiga. Panitia memutar video animasi dan menggelar gim edukatif “Boleh dan Tidak Boleh”. Kegiatan ini menanamkan sikap saling menghormati sekaligus mencegah perundungan sejak dini di SDMT Temanggung.
Edukasi Kesehatan hingga Pawai Ta’aruf Unik
Pada hari berikutnya, para siswa menerima pembekalan literasi digital, etika bermedia sosial, serta edukasi bahaya narkoba. Panitia juga menggelar simulasi pengenalan ekspresi emosi. Simulasi ini mengasah kecerdasan sosial-emosional anak sejak dini.
Pada Jumat (17/7/2026), kegiatan berlanjut dengan senam sehat, Hikmah Jumat, serta unjuk kebolehan ekstrakurikuler. Tim medis juga memeriksa kesehatan kuku dan gigi para siswa. Rangkaian ini menjadi komitmen sekolah dalam membiasakan pola hidup bersih dan sehat.
Kemeriahan puncak MPLS SD Muhammadiyah Temanggung pecah pada Sabtu (18/7/2026) saat menggelar Pawai Ta’aruf SD. Seluruh peserta didik baru tampil percaya diri menyusuri rute kota. Mereka mengenakan busana kreasi berbahan batik dan topeng buatan sendiri.
Pawai ini sekaligus mengenalkan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah setempat. Jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan ‘Aisyiyah (PCA) Temanggung menyambut hangat rombongan pawai di Masjid At-Taubah Mungseng.
Rangkaian MPLS SD Muhammadiyah Temanggung akhirnya resmi ditutup dengan Panggung Ceria dan pelepasan balon harapan. Lewat program JUNDI, sekolah optimistis siswa baru mampu beradaptasi secara cepat. Mereka siap menyongsong masa depan yang berprestasi.
Kontributor: Reee
Editor: Al-Afasy



