Berita

Jelang Idul Adha 2026, Pelatihan Juru Sembelih Halal di Makassar Banjir Peserta Lintas Daerah

PWMJATENG.COM, MAKASSAR – Antusiasme masyarakat menyambut Hari Raya Kurban kini mulai meningkat pesat. Kondisi tersebut terlihat nyata saat ratusan warga menyerbu kegiatan pelatihan juru sembelih halal yang berlangsung di Masjid Miratul Khaerat, Bara-Baraya Selatan, Kota Makassar, Sabtu (23/5/2026).

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Maricaya bersama DPD Juleha Kota Makassar menginisiasi program strategis ini. Menariknya, jumlah pendaftar langsung melonjak drastis hingga mencapai 122 orang dan sukses melampaui target awal pihak panitia.

Para peserta ternyata tidak hanya berasal dari wilayah lokal saja. Sebagian dari mereka bahkan rela datang jauh-jauh dari Takalar, Gowa, Pangkep, Parepare, hingga Kota Surabaya demi menguasai teknik terbaik.

Berburu Ilmu Cara Menyembelih Hewan Kurban

Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Makassar, Muhammad Fahmi Basmar, membuka secara resmi agenda akbar tersebut. Saat membacakan sambutan Ketua PDM KH Muhammad Said Abd Shamad, Fahmi langsung melontarkan pujian tinggi terhadap inisiatif PCM Maricaya.

“Kami sangat mengapresiasi PCM Maricaya yang sukses menggelar acara besar ini. Semoga kegiatan tersebut memberikan manfaat serta bekal pengetahuan yang kuat bagi warga,” ujar Fahmi.

Ketua DPD Juleha Makassar, Ustad Wahyu Munandar, bertindak langsung sebagai pemateri utama. Menurut Wahyu, edukasi semacam ini menjadi langkah konkret dalam menyiapkan tenaga juru sembelih profesional menjelang Idul Adha 2026.

Melalui kelas intensif ini, seluruh peserta mempelajari regulasi standar ketajaman bilah. Wahyu juga membeberkan formula rahasia mengenai teknik sembelih qurban syari yang berlangsung secara cepat, tepat, dan tanpa menyiksa hewan.

Praktik Teknik Tali Temali di Gowa

Ketua PCM Maricaya, Ustad Muchsin Pagunai, juga tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Muchsin menilai bahwa materi pelatihan juru sembelih halal ini sangat aplikatif sehingga memicu tingginya minat kelompok masyarakat.

“Masyarakat sangat membutuhkan ilmu praktis seperti ini, terutama untuk persiapan teknis ibadah kurban yang sudah semakin dekat,” kata Muchsin.

Panitia juga sudah menyiapkan agenda lanjutan untuk menguji pemahaman teori peserta. Mereka mengagendakan praktik lapangan pada Minggu (24/5/2026) sore di peternakan Kandang Sapi milik Ustad Hadi, Samata, Kabupaten Gowa.

Sesi pemantapan tersebut berfokus pada simulasi langsung metode Tallu Rampa serta penguasaan simpul tali-temali secara profesional. Melalui bekal keterampilan baru ini, para alumni pelatihan siap memimpin prosesi cara menyembelih hewan kurban secara higienis dan sesuai syariat di lingkungan masing-masing.

Kontributor: Agussalim
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/