PDNA Kendal Gandeng KPU Gelar Sosialisasi Pilgub Jateng 2018

PWMJATENG.COM, KENDAL – Untuk yang ke 4 kalinya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal bersinergi dengan Ortom Muhammadiyah. Setelah sukses KPU menggelar sosialisasi di lingkungan Pelajar Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah dan Aisyiyah, Ahad siang (27/5) di aula PDM Kendal, PDNA Kendal melakukan kegiatan yang sama, sosialisasi Pilgub Jateng 2018.

Di hadapan seluruh peserta, komisioner KPU Kendal, Usman Daud El Ahmady, S.Pd.I menyampaikan tahapan – tahapan Pilgub 2018. Sesuai dengan Keputusan KPU Jateng no : 1/PP.02.3-Kpt/33/Prov/VII/2017 dijelaskan tentang tehnis tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018. Adapun tahapan – tahapannya seperti pengenalan calon Gubernur dan wakil Gubernur, jadwal kampanye, metode kampanye, dan cara pencoblosan.

BACA JUGA  Siapkan Edupreneur, PGSD UM Purworejo Gelar Expo Media Pembelajaran SD

“ NA sebagai bagian dari kelompok pemilih, diharapkan bisa memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur sesuai dengan hati nurani masing – masing “ kata Usda, begitu biasa dipanggil.

Ketua PDNA Kendal, Elliana Eka Hutami, S.Pd.I menghimbau kepada seluruh jajaran NA di Kendal untuk senantiasa ikut mensukseskan pesta demokrasi, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 dengan sikap cerdas dan kritis terhadap calon yang akan dipilih.

“ NA sebagai bagian dari masyarakat Jawa Tengah dan memiliki hak memilih, maka kami berharap bersikap cerdas, kritis dan cermat “ kata Elliana.

“ Kita tidak memilih kucing dalam karung. Sikap kritis dengan cara mengetahui dan memahami visi dan missi calon Gubernur merupakan pertimbangan bagi setiap anggota Nasyiatul Aisyiyah untuk memilih, jangan golput  “ imbuhnya dihadapan 95 peserta sosialisasi Pilgub yang terdiri dari jajaran PDNA Kendal, dan utusan PCNA se Kabupaten Kendal.

BACA JUGA  Siswi SD Muhammadiyah Pati Juara Lomba Matematika di Bulgaria

Menurut Elliana, Pilgub yang dilaksanakan lima tahun sekali sebagai jembatan harapan masyarakat menuju Jateng lebih baik.

“ Pilgub merupakan proses politik yang di dalamnya ada demokrasi diharapkan menjadi jembatan emas untuk mewujudkan masyarakat Jawa Tengah yang lebih baik, aman, adil dan makmur “ ujarnya.

Terkait dengan politik uang, seluruh peserta memahami sebuah hadits, ‘ Rasulullah mengutuk orang yang memberi uang sogok dan yang menerimanya dan mereka yang menjadi perantara’

Sosialisasi Pilgub ditutup dengan deklarasi pernyataan sikap oleh seluruh peserta ‘ tolak politik uang, berita hoak, dan politik sara. ( A. Ghofur/MPI Kendal )

 

 

 

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts